Mereka mengalami trauma yang mendalam. Tampang mereka tampak menyedihkan. Wajah keduanya sepucat kapas. Keringat dingin mengucur deras membuat basah baju yang mereka kenakan.
Tak hanya menumpang, ia juga mencuri makanan setiap tumbuhan yang ditumpanginya, hingga tumbuhan itu perlahan meranggas dan akhirnya mati kelaparan. Sudah seumur hidupnya menumpang, mencuri lagi. Itulah benalu.
Kepada salah seorang tetangga yang mendapatkan bantuan dia bertanya dalam bahasa Jawa karena dia tidak paham bahasa nasional, “Kenapa ya aku malah tidak dapat?”
Ada yang berubah dari hari-hari ibu bukan tanpa alasan. Semenjak ayah pergi meninggalkan kami berdua, orderan jahit permak seperti arus sungai di musim penghujan.
Mohammad Farhan, guru SMA 1 Situbondo yang juga pegiat literasi mengatakan, bersama komunitas literasi yang bernama Takanta, yang dia bangun sejak tahun 2017 lalu, ternyata mampu menjadi rumah kreatif bagi setiap anak yang memiliki bakat…
Pertama kali sampai di sini, perasaanku begitu bahagia sekaligus gelisah. Kebahagiaan tentu menyelimuti karena tak lepas dari terpenuhinya keinginanku untuk kuliah di salah satu tempat yang menyimpan banyak rahasia sejarah negaraku,…