Browsing Kategori: "Cerpen"

Cerpen

Cerpen menghimpun cerita pendek yang dikirimkan penulis lintas generasi untuk menambah warna dalam pemberitaan ringan seperti Ciuman Terakhir untuk Ibu

Ahli Racun

Menjumpai sang ahli racun adalah pilihan terakhir yang Tajul ambil setelah bayinya sekarat selama seminggu, meski tak sedikit orang yang menyarankannya untuk tak mengambil pilihan tersebut.

Lelaki itu Takut Kalimat Tanya

Pagi ini mestinya aku ditugasi menjemput beberapa tamu kantor. Sebagai seorang sopir kantor, salah satu tugasku adalah menjemput dan mengantar para tamu sebaik mungkin. Jarum jam dinding perlahan tapi pasti mendekati angka 6. Mestinya aku…

Ramalan Kakek Mur

“Suatu hari nanti kau akan dapati keadaan, di mana sejumlah orang tak lagi makan padi, melainkan beralih pada kerikil dan bebatuan. Saat itulah, suara-suara yang tidak berasal dari mulut manusia serupa mantera paling agung.”

Tombak Celeng

Lelaki tua kerempeng itu masih mengantuk, tergagap, mengambil senter dan tombak pusaka leluhurnya. Dengan tombak pusaka leluhur di tangan, ia meninggalkan gubuknya.

Kebahagiaan dalam Sekerat Kecil Rendang Daging

Ayah membelinya di warung nasi padang––becak dayung yang ditumpangi ayah menuju rumah minta berhenti sebentar––ketika melintas menuju rumah. Ibu membagi dua potong rendang yang dibeli ayah menjadi sebelas bagian, kecil-kecil sekali.

Bilal Mayat di Kuburan Batak

Ibu-ibu itu biasanya merumpi segala hal. Biasanya mereka merumpi hal yang cukup dekat dengan lingkungan sekitar. Pembahasan mereka tak berat-berat seperti orang-orang yang duduk di legislatif.

Utang

Sejak masuk ke halaman dengan langkah tergesa-gesa, sampai melompati tanah belecak sisa hujan semalam, Ojali sudah menduga kedua orang itu datang untuk membuatnya susah.