Menteri Kebudayaan Dorong Penguatan Ekosistem Musik Keroncong
Menurutnya, tantangan utama saat ini adalah bagaimana membangun ekosistem keroncong yang kuat dan berkelanjutan, terutama dalam menjangkau generasi muda.
Kementerian Kebudayaan membuka ruang kerja sama dengan komunitas keroncong, dengan pendekatan kolaboratif di mana komunitas menjadi penggerak utama, sementara pemerintah berperan sebagai fasilitator.
Sejalan dengan hal tersebut, Menbud turut menyinggung sejumlah langkah strategis yang dilakukan Kementerian Kebudayaan dalam penguatan musik keroncong.
“Kami menyelenggarakan kegiatan Belajar Bersama Maestro (BBM) yang melibatkan Sundari Soekotjo, serta pemberian penghargaan kepada maestro keroncong, seperti Waldjinah,” tuturnya.
Menbud menambahkan, Dana Indonesiana juga dapat dioptimalkan oleh para pelaku seni, di samping mekanisme pendukungan melalui public-private partnership.
Mengemuka pula pembahasan lebih lanjut mengenai pencatatan musik keroncong sebagai Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO.
Menurut Menbud, pencatatan Warisan Budaya Takbenda keroncong dapat diusulkan melalui skema extension-list. Mekanisme ini dilakukan melalui pengajuan bersama dengan negara lain.
Upaya ini tak hanya memperluas pengakuan global terhadap suatu warisan budaya, tetapi juga memperkuat kerja sama antarnegara. ***