Optimis Desa Binaan Capai Target, Damandiri Akan Lakukan Ini
Admin
BOYOLALI, Cendana News – Yayasan Damandiri optimis semua desa binaannya mampu mencapai target yang diinginkan.
Sekretaris Yayasan Damandiri, Firdaus juga optimis ke depan desa binaan akan terus berkembang pesat dan besar.
Dia menjelaskan, ukuran keberhasilan desa binaan Yayasan Damandiri bukan sekadar berhasil sendiri secara ekonomi.
Melainkan keberhasilan desa binaan itu turut memberikan dampak determinan bagi lingkungannya.
“Kalau hanya berhasil sendiri tanpa memberikan dampak positif terhadap perekonomian lebih luas itu sangat mudah,” kata Firdaus saat meninjau Merapi Garden Samiran, Sabtu (16/7/2022).
Dia mencontohkan, keberhasilan desa Samiran yang turut menghidupkan sektor perekonomian desa secara lebih luas.
Koperasi maju, pariwisata maju, dan dampak determinannya semua sektor usaha bisa bergerak. Mulai dari pertanian, perdagangan dan terbukanya lapangan pekerjaan baru.
Demikian halnya dengan Bukit Soeharto di Ponorogo, mampu memberdayakan sekaligus menghidupkan sektor lain di bidang perdagangan dan pertanian.
Baca: Ini Desa Binaan Damandiri yang Berhasil Tumbuhkan Perekonomian Desa
Firdaus menilai, desa binaan itu bisa berhasil kalau ada kesamaan mind set antara anggota dan pengurus, dan pengurus dengan pihak yayasan.
“Bahwa, dana yang disalurkan harus terus bergulir dan berkembang,” ujar Firdaus.
Dia mengatakan, bahwa ke depan pihaknya akan lebih memfokuskan program pemberdayaan di sektor ekonomi.
Jika sebelumnya program lebih mengarah ke sosial, maka ke depan akan lebih fokus ke perekonomian.
“Karena kalau ekonomi terangkat, maka otomatis aspek sosialnya akan ikut terangkat,” ujar Firdaus.
Untuk itu, Firdaus berencana akan memperbesar kapasitas program desa binaan Desa Cerdas Mandiri Lestari.
Kalau semula modal usaha hanya berkisar Rp2-4 juta, maka ke depan bisa menjadi Rp10 juta.
“Dengan modal yang relatif besar itu, harapannya masyarakat bisa berusaha dengan layak dan tidak asal-asalan,” katanya.
Namun untuk mewujudkan rencana itu, pihaknya akan lebih mendorong adanya investor lain.
“Sehingga tidak semuanya berasal dari yayasan, meskipun masterplan tetap dari kita,” kata Firdaus.
Menurut Firdaus, hal tersebut untuk lebih memberikan rasa tanggung jawab bagi warga desa binaan.
Dia menegaskan, bahwa yayasan akan terus mendukung desa-desa binaan dan mendorong adanya kolaborasi antardesa binaan.
Yayasan Damandiri mulai menjalankan upaya pemberdayaan keluarga berbasis desa melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) pada tahun 2017.
Secara bertahap, program tersebut menyasar sejumlah desa dengan tingkat kemiskinan yang relatif tinggi.
Hingga kini, program DCML telah berjalan di 15 desa binaan yang tersebar di berbagai provinsi di Tanah Air.
Kelima belas desa binaan Yayasan Damandiri itu adalah:
Jawa Timur
Desa Badegan, Ponorogo, dan Kampung Kedungkandang di Malang.
Jawa Tengah
Desa Samiran Boyolali, desa Madura Cilacap, desa Cilongok Banyumas, dan desa Pesantunan Brebes, serta desa Dieng Kulon Banjarnegara.
DIY
Desa Tamanmartani di Sleman, desa Argomulyo dan Trirenggo di Bantul, dan desa Krambilsawit di Gunung Kidul.
Jawa Barat
Desa Cilampunghilir di Tasikmalaya, desa Bantaragung di Majalengka, dan desa Pasarean di Bogor.
Program Desa Cerdas Mandiri Lestari Yayasan Damandiri bertujuan membantu pemerintah mempercepat pengentasan kemiskinan.
Hal tersebut sebagaimana visi misi pendiri yayasan, HM Soeharto.