Ini Desa Binaan Damandiri yang Berhasil Tumbuhkan Perekonomian Desa

Admin

SOLO, Cendana News – Desa Binaan Yayasan Damandiri, Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) berhasil menumbuhkan perekonomian daerah terpencil.

Dari lima belas desa binaan dalam program DCML, masing-masing memiliki potensi berbeda.

Kendati diakui belum semua desa binaan DCML itu berhasil, namun beberapa di antaranya menunjukkan hasil luar biasa.

Sebut saja desa binaan di Badegan, Ponorogo, yang berhasil mengungkit perekonomian masyarakat desa melalui sektor pariwisata Bukit Soeharto.

Kemudian, desa Samiran di Boyolali yang juga berhasil menyejahterakan masyarakat lereng Gunung Merapi-Merbabu melalui sektor pariwisata Merapi Garden.

Lalu, desa Tamanmartani di Sleman Yogyakarta yang berhasil memberdayakan sektor usaha kecil menengah melalui program simpan pinjam Modal Kita.

Ada pula desa Cilampunghilir, Tasikmalaya, Jawa Barat yang berhasil menjalankan usaha distributor beras, sekaligus mengangkat potensi beras lokal Singaparna.

Omzet penjualan beras DCML Cilampunghilir mencapai 2 ton per minggu, sehingga petani lokal terangkat perekonomiannya.

Sebelumnya, petani beras di Cilampunghilir menjual berasnya ke tengkulak yang membuat petani tak bisa untung.

Desa Madura di Cilacap, Jawa Tengah, juga berhasil di sektor perdagangan dengan menjadi distributor minyak goreng.

Omzetnya bahkan mencapai Rp1,2 miliar per bulan.

Program DCML mulai ada sejak tahun 2017. Masing-masing desa binaan DCML tersebut mencapai keberhasilan program dalam waktu 2-3 tahun.

Sementara itu sepuluh desa binaan lainnya masih relatif baru, sehingga masih dalam taraf pengembangan.

Karena itu, tidak berlebihan jika Ketua Yayasan Damandiri Letjen TNI (Purn) Soegiono mengaku bangga.

Dia mengatakan, bahwa ternyata orang jujur masih banyak dan justru ada di bawah.

Menurutnya pula, desa binaan yang sudah berhasil akan menjadi contoh dan inspirasi bagi desa-desa binaan lainnya yang masih dalam taraf berkembang.

Sementara itu dari hasil evaluasi sementara, pandemi Covid-9 selama dua tahun lalu sangat berdampak besar.

“Modal kecil dihantam pandemi,” kata Letjen TNI (Purn) Soegiono, usai rapat kerja bersama desa binaan di Kota Solo, Jumat (15/7/2022).

Dia pun menyatakan, bahwa pihaknya akan segera melakukan langkah-langkah agar desa-desa binaan bisa bangkit lagi.

Lihat juga...