Damandiri Fokuskan Program DCML ke Arah Pemberdayaan Ekonomi

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

SOLO, Cendana News — Sekretaris Yayasan Damandiri, Firdaus mengatakan, mulai pertengahan tahun 2022 ini, Yayasan Damandiri akan lebih memfokuskan program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) ke arah pemberdayaan ekonomi. Sebagai salah satu hasil Rapat Kerja Koperasi Desa Binaan selama tiga hari di Solo dan Boyolali Jawa Tengah kemarin.

Meski lebih fokus pada pemberdayaan ekonomi, Firdaus menekankan pihaknya tetap tidak akan menghentikan program-program pemberdayaan sosial, yang telah berjalan di 15 desa binaan sejak 2017 lalu.

“Kalau saya lihat arahnya nanti akan ke lebih ke (pembedayaan) ekonomi. Karena kemarin-kemarin kan kita sudah fokus ke sosial. Meskipun kegiatan sosial tetap kita jalankan, misal jika ada bencana alam,” katanya.

Model pemberdayaan ekonomi, yang rencananya akan dijalankan Yayasan Damandiri, dikatakan Firdaus, nantinya juga akan sedikit berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Jika pada tahun-tahun lalu lebih menyasar kepada pengembangan ekonomi kecil dan mikro, maka ke depan akan memiliki skala yang lebih besar.

“Arahnya lebih ke pengembangan ekonomi skala tinggi. Jadi tidak hanya (pemberian akses pinjamanan modal) Rp2-3 juta saja, tapi bisa sampai Rp10 juta. Agar usaha masyarakat bisa berkembang dengan lebih layak, bukan asal-asalan,” katanya.

Sebagaimana diketahui Yayasan Damandiri menggelar kegiatan Rapat Kerja bersama 15 Koperasi Desa Binaan selama tiga hari di dua kota Yakni Solo dan Boyolali (15-17/07/2022) kemarin.

Selain bertujuan untuk meningkatkan sinergi dan koordinasi satu sama lain. Raker ini juga bertujuan untuk mengevaluasi setiap program yang dijalankan masing-masing Koperasi Desa Binaan di berbagai daerah.

Lewat Rekar ini, diharapkan sejumlah Koperasi bisa saling memberikan masukan serta berbagai pengalaman terkait strategi keberhasilan program masing-masing. Yang pada akhirnya akan mampu memajukan seluruh Koperasi yang ada.

Lihat juga...