Masjid An’Nimah Badegan Ponorogo Kini Lebih Nyaman

Editor: Koko Triarko

PONOROGO – Masjid An’Nimah di dusun Badegan, RT 01 RW 01 Desa Badegan, Ponorogo, Jawa Timur, kini tampak berbeda dari sebelumnya.

Lantai toilet atau kamar mandi masjid yang sebelumnya hanya berupa semen biasa, kini terlihat telah dikeramik. Begitu juga dengan pintu kamar mandi yang sebelumnya rusak, kini nampak telah diperbaharui. Sehingga terlihat lebih bersih dan rapi.

Semua itu bisa terjadi karena adanya program renovasi masjid dan musala dari Yayasan Damandiri, melalui KUD Jaya Mandiri Sejahtera Badegan, awal November ini. Melalui program pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang sosial keagamaan ini, Masjid An’Nimah kini menjadi lebih nyaman bagi warga.

Sugeng Priyanto, Sekretaris Takmir Masjid An’Nimah, dusun Badegan, RT 01 RW 01 Desa Badegan, Ponorogo, Jawa Timur. –Ist.

“Masjid An’Nimah selama ini dimanfaatkan warga dusun untuk beribadah. Luasnya 26×20 meterpersegi. Sedangkan daya tampungnya mencapai 250 orang. Sebelumnya, kamar mandi masjid ini belum dikeramik, karena itu kami minta dikeramik dan untuk tempat wudhu kami minta diperbaiki. Dan, alhamdulillah kini setelah renovasi masjid menjadi lebih bagus dan bersih,” ungkap Sekretaris Takmir Masjid An’Nimah, Sugeng priyanto.

Sugeng menyebut, program renovasi masjid dan musala Yayasan Damandiri, tentu sangat membantu masyarakat, khususnya warga dusun Badegan. Dengan adanya program ini, kini fasilitas masjid yang sangat penting, yakni toilet dan tempat wudhu bisa menjadi lebih baik.

“Tentu sangat membantu. Kami mewakili warga masyarakat, khususnya jamaah masjid mengucapkan banyak terima kasih. Dan, bila program ini bisa dilanjutkan tentu akan lebih baik lagi,” katanya.

Koperasi Unit Desa (KUD) Jaya Mandiri Sejahtera merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri, melakukan program kegiatan renovasi masjid dan musala di desa Badegan, Ponorogo, Jawa Timur, pada awal November 2021 ini.

Renovasi dilakukan sebagai upaya meningkatkan fasilitas masjid dan musala, guna menambah kenyamanan dan kekhusyukan masyarakat dalam beribadah. Terlebih, selama ini tak sedikit masjid maupun musala di desa Badegan masih dalam kondisi kurang baik, sehingga perlu diperbaiki.

Manajer Umum KUD Jaya Mandiri Sejahtera Badegan, Wahyu Bintoro, mengatakan total terdapat 10 unit masjid dan musala yang direnovasi, khususnya pada bagian toilet dan fasilitas tempat wudhu. Renovasi atau perbaikan ini dilakukan dengan memanfaatkan dana bantuan Yayasan Damandiri, mencapai Rp33,5juta.

“10 masjid dan musala ini tersebar di 3 dusun, yakni 2 masjid/musala di dusun Badegan, 8 masjid/musala di dusun Nglambong serta 1 masjid/musala di dusun Kroyo. Setiap masjid/musala diberikan bantuan senilai Rp2,5-5juta tergantung kebutuhan serta tingkat renovasi yang dilakukan,” katanya.

Rampung dilaksanakan pada 18 November 2021, program renovasi masjid dan musala ini memang difokuskan untuk memperbaiki fasilitas toilet dan tempat wudhu. Di antaranya seperti mengganti kran air yang rusak, menyemen lantai tempat wudhu yang sebelumnya masih berupa tanah, hingga mengganti pintu maupun menplester dinding kamar mandi masjid/musala.

“Mayoritas renovasi dilakukan untuk memperbaiki lantai kamar mandi serta tempat wudhu yang rusak. Selain itu juga untuk mengganti kran air, membuat WC, memasang bak air, hingga mengganti pintu kamar mandi yang rusak. Karena bagaimanapun, fasilitas kamar mandi dan tempat wudhu di musala/masjid ini sangat penting bagi warga, khususnya jemaah masjid,” ungkapnya.

Lihat juga...