Ikan Laut, Solusi Ibu Rumah Tangga di Bandar Lampung Menyiasati Naiknya Harga Daging Sapi
Editor: Maha Deva
LAMPUNG – Olahan ikan laut, dapat menjadi pilihan sajian sejumlah ibu rumah tangga di Bandar Lampung, menyiasati tingginya harga komoditas daging terutama daging sapi.
Ermawati, salah satu ibu rumah tangga di Bandar Lampung menyebut, saat ini memilih membuat pepes ikan layang atau ikan kembung, menyesuaikan kemampuan daya beli, setelah harga daging sapi dirasakan mahal. Meski harga ikan laut rata–rata meningkat Rp3.000 hingga Rp5.000 perkilogram, ia tetap memilih menjadikan ikan laut sebagai lauk keluarga. Harga perkilogram ikan layang, yang semula Rp25.000 menjadi Rp30.000 di Pasar Gudang Lelang, Teluk Betung, Bandar Lampung, dirasakan masih lebih murah bila dibanding dengan harga daging sapi.
Ikan laut dipilih Ermawati, kaena nilai gizinya yang tinggi. Ikan laut menjadi sumber protein, omega 3, yang menjadi gizi baik untuk keluarga. Akhir pekan, menjadi kesempatan bagi Ermawati untuk membuat menu pepes ikan kesukaan keluarganya. “Ikan laut saya beli sebagai alternatif untuk menghadirkan lauk yang lezat sekaligus untuk berhemat saat harga daging sapi sedang tidak ramah kantong. Yang penting asupan gizi bagi keluarga tetap terjaga dengan cara pengolahan dipepes memakai daun pisang,” terang Ermawati, kepada Cendana News, Sabtu (26/6/2021).
Ikan laut dibeli, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi selama dua hari. Berbagai ikan segar air tawar, juga bisa menjadi pilihan. Ikan gurame dapat menjadi pilihan, dengan harga Rp45.000 perkilogram. Hariyadi, salah satu pedagang di pasar Gudang Lelang menyebut, saat ini pasokan ikan laut sedang berkurang. Hal itu membuat harga ikan laut lebih mahal, dari kondisi normal. “Konsumsi ikan laut masih cukup banyak diminati dengan stok harian bisa mencapai satu kuintal,” ujarnya.

Jenis ikan laut yang disediakan Hariyadi, didominasi ikan pelagis atau ikan permukaan seperti, ikan layang, tengkurungan, bekerek, tongkol dan kuniran. Novianti, salah satu warga Bumi Waras menyebut, harga daging sapi saat ini naik dari Rp110.000 menjadi Rp130.000 perkilogram. Dan untuk menjadi pengganti dari daging sapi, Novianti, membeli ikan simba, untuk dibuat pindang. “Olahan berbahan ikan simba, bisa disajikan sebagai pindang dengan harga lebih murah,” sebutnya.
Pedagang daging sapi di Pasar Gudang Lelang, Irwansah menyebut, saat ini harga daging sapi mencapai Rp130.000 atau naik Rp10.000. Kenaikan harga dipengaruhi permintaan yang meningkat, menjelang Iduladha. Kendati demikian, ia tetap menyediakan 200 kilogram daging sapi perhari. Daging sapi dan tulang, kulit tetap disediakan bagi sejumlah pelanggan sate dan sop di kota Bandar Lampung.