Legislator Desak Vaksinasi Gratis Untuk Masyarakat

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Program pemerintah dalam melaksanakan vaksinasi Covid-19, perlu mendapatkan dukungan segenap warga negara, dalam mencegah penyebaran dan penularan virus Corona.

“Kami mendesak kepada pemerintah agar seluruh elemen masyarakat bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19 secara gratis,” kata anggota DPR RI Komisi VII,Ratna Juwita Sari, saat ditemui di Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Kamis (11/3/2021).

Ratna meminta agar vaksinasi Covid-19 diprioritaskan bagi pemuka-pemuka agama dan tokoh-tokoh agama, terutama di daerah banyak yang sudah tua atau sepuh.

Anggota DPR RI Komisi VII, Ratna Juwita Sari, saat ditemui di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Kamis (11/3/2021). -Foto: Ebed de Rosary

Dirinya menyebutkan, dengan adanya vaksinasi Covid-19 bagi pemuka agama, diharapkan bisa membuat umat beragama menjalankan kegiatan keagamaan secara baik.

“Kami telah meminta agar selain tenaga kesehatan, pemuka dan tokoh agama juga menjadi prioritas program vaksinasi dan setelah itu dilanjutkan juga dengan anggota masyarakat yang lainnya,” ucapnya.

Ratna juga mengharapkan, seluruh masyarakat tidak merasa takut dengan adanya program vaksinasi, karena pemerintah sudah menyiapkannya sedemikian rupa dengan menggunakan anggaran yang besar.

Ia juga meminta agar masyarakat jangan takut, jangan kuatir, sebab vaksin yang dipergunakan sudah dijamin tingkat kehalalannya dan sudah lolos tes uji coba kesehatan.

“Melalui program vaksinasi, diharapkan agar negeri ini bisa segera keluar dari jerat  pandemi Covid-19, dan segala aktivitas keseharian bisa berjalan normal kembali,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Emma Simanjuntak, menyebutkan, untuk tahap pertama NTT mendapatkan Vaksin Sinovac sebanyak 13.200 dosis.

Vaksin tersebut diperuntukkan bagi tenaga kesehatan yang tersebar di 378 Puskesmas, 10 rumah sakit, 2 rumah sakit swasta di berbagai 21 kabupaten dan Kota di NTT.

“Untuk tahap pertama, total Nakes yang mendapatkan vaksinasi sebanyak enam ribu orang lebih,” ujarnya.

Emma menambahkan, untuk vaksinasi tahap dua, provinsi NTT mendapatkan jatah 72.400 dosis vaksin Sinovac. Jumlah vaksin ini tentunya belum bisa melayani semua sasaran penerima, namun masih akan ada vaksin yang dikirim pada tahap selanjutnya untuk semua masyarakat.

“Vaksin untuk lansia awalnya memang sedang tahap penelitian fase ke tiga, dan uji klinis menunjukan bisa digunakan untuk lansia dan para penerima komorbid. Untuk itu telah dikeluarkan izin penggunaan pada masa darurat,” jelasnya.

Lihat juga...