Ada Ribuan Warga Cilacap yang Tersentuh Program Yayasan Damandiri

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

CILACAP — Keberadan Yayasan Damandiri sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh warga Kabupaten Cilacap. Sampai dengan saat ini, ada ribuan warga Kabupaten Cilacap yang sudah tersentuh oleh berbagai program bantuan dari yayasan besutan Presiden Soeharto tersebut.

Penanggungjawab program Tabur Puja di Cilacap, Sutadji, Rabu (29/7/2020).(FOTO : Hermiana E.Effendi)

Untuk kalangan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) misalnya, ada 3.758 orang yang mendapat bantuan pinjaman modal serta pendampingan usaha. Yaitu dari program Tabur Puja sebanyak 2.108 orang dan dari program Modal Kita melalui KUD Mandiri Lestari Sejahtera sebanyak 1.650 orang.

“Ketua Yayasan Damandiri, Pak Subiakto Tjakrawerdaya sejak dulu mempunyai perhatian besar terhadap Cilacap, sehingga banyak program Yayasan Damandiri yang dilakukan di sini dan sudah ada ribuan warga yang terbantu,” kata penanggungjawab program Tabur Puja, Sutadji, Rabu (29/7/2020).

Dari program Tabur Puja, ada 2.108 pelaku UMKM dari mulai penjual makanan keliling, usaha warung dan lainnya yang mendapat bantuan pinjaman modal. Program Tabur Puja merambah tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Wanareja, Kecamatan Majenang dan Kecamatan Dayeuhluhur Kabupaten Cilacap.

Sementara dari program Modal Kita, KUD Mandiri Lestari Sejahtera sudah menyalurkan bantuan pinjaman modal untuk 1.650 orang pelaku UMKM. Total dana yang dikucurkan pihak yayasan sudah Rp 4,5 miliar.

Sebelum pandemi Covid-19, setiap bulannya, KUD Mandiri Lestari Sejahtera rata-rata mencairkan dana pinjaman modal hingga Rp 100 juta. Namun, tak hanya sekedar memberikan bantuan modal, pihak KUD juga melakukan pendampingan terhadap usaha yang dijalankan para nasabahnya.

Ketua KUD Mandiri Lestari Sejahtera, Heri Puji Santoso mengatakan, selain bantuan modal, Yayasan Damandiri juga memberikan bantuan untuk perbaikan rumah serta sekolah PAUD di Desa Madura. Setidaknya ada 513 rumah yang kini layak huni dan sehat berkat bantuan yang diberikan Yayasan Damandiri.

“Bantuan yang diberikan Yayasan Damandiri untuk masyarakat Desa Madura sudah berlangsung sejak tahun 2017,” jelasnya.

Awalnya, bantuan bedah rumah diberikan untuk 10 rumah yang dinilai masuk kategori keluarga pra sejahtera. Satu rumah mendapatkan bantuan Rp 25 juta, dengan peruntukan Rp 20 juta untuk pembangunan rumah, Rp 2.500.000 untuk pembangunan warung sebagai tempat usaha dan Rp 2.500.000 untuk modal usaha.

“Setelah bedah rumah selesai dilaksanakan, turun lagi bantuan lantainisasi yang juga untuk keluarga pra sejahtera. Bantuan ini turun dalam tiga tahap, tahap pertama 72 rumah, kedua 78 rumah dan terakhir bulan Agustus 2019 lalu, sebanyak 20 rumah, sehingga total ada 220 unit rumah yang mendapat bantuan lantainisasi dari yayasan,” jelasnya.

Dalam waktu yang bersamaan, lanjut Puji Heri, yayasan juga memberikan bantuan program jambanisasi. Tahap pertama diberikan bantuan untuk 100 rumah dan tahap kedua ada 183 rumah yang mendapatkan bantuan jambanisasi.

Tak hanya bantuan untuk rumah hunian yang diberikan, pihak yayasan juga memberikan perhatian terhadap anak-anak dengan membangun lima sekolah untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pembangunan sekolah PAUD dilakukan pada tahun 2017-2018. Masing-masing sekolah dianggarkan Rp 50 juta untuk pembangunan gedung.

Lihat juga...