Sejumlah Orang Tua di Lamsel Memanfaatkan Jasa PPDB Online

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Sejumlah orangtua jenjang SD yang akan memasukkan anak ke jenjang SMP memilih memakai jasa pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online.

Ardi, salah satu orangtua yang lulus SD menyebut akan memasukkan anaknya ke salah satu SMP negeri di Kecamatan Penengahan. Ia mengaku masih bingung sistem PPDB online.

Bekerja sebagai buruh membuatnya kurang memahami tata cara PPDB online. Beruntung ada sejumlah penyedia jasa PPDB online untuk memudahkan proses pendaftaran.

Ia hanya cukup membawa berkas untuk syarat pendaftaran dengan input data akte kelahiran, kartu keluarga, surat keterangan hasil ujian (SKHU) dan foto.

Semua dokumen yang sudah diinput menurutnya akan menjadi data untuk PPDB sistem zonasi. Memiliki rumah berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi SMP negeri, ia optimis diterima dengan jalur zonasi. Usai proses pendaftaran online ia harus membawa bukti cetak nomor pendaftaran, fotocopy akte kelahiran, fotocopy SKHU ke sekolah tujuan.

“Jasa penyediaan PPDB online sangat membantu para orangtua yang pekerjaannya jarang menggunakan internet, meski harus mengeluarkan jasa untuk input data yang penting pendaftaran online lancar,” terang Ardi saat ditemui Cendana News, Kamis (18/6/2020).

Setelah melakukan proses pendaftaran sesuai prosedur ia harus datang ke SMP tujuan pendaftaran. Ardi menyebut selama masa pandemi Covid-19 sistem PPDB menerapkan nomor urut sesuai dengan daftar yang telah dicetak.

Pemilik nomor lebih dari 200 tersebut mengaku mendapat kesempatan menyerahkan berkas pada Jumat (19/6) sehingga masih bisa menunggu.

Okta, salah satu penyedia jasa pendaftaran PPDB online menyebut menerima permintaan dari ratusan orangtua siswa. Sebagian orangtua siswa membawa serta sang anak lengkap dengan berkas persyaratan. Melalui http://ppdblampungselatan.co.id input data calon pendaftar dilakukan olehnya.

“Dominan orangtua mendaftarkan siswa sesuai jalur zonasi sebagian prestasi untuk masuk jenjang SMP negeri,” terangnya.

Di wilayah Penengahan sekolah SMP negeri disebutnya ada dua tempat. Sesuai sistem zonasi puluhan siswa SD terdekat dengan SMP negeri akan mendaftar sesuai jarak tempat tinggal dengan sekolah.

Semenjak jasa pendafataran PPDB tahun 2019 ia menyebut tidak ada kendala input data. Selain itu dominan siswa diterima pada sekolah tujuan.

Drs. Supangat, kepala bidang Kurikulum SMPN 1 Penengahan, Lampung Selatan (Lamsel), menyebut sistem PPDB online tahun ini persis sama dengan tahun kemarin. Dominan peserta didik baru asal sejumlah SD di wilayah tersebut memanfaatkan jalur zonasi.

Drs. Supangat, kepala bidang Kurikulum SMPN 1 Penengahan, Lampung Selatan saat proses pendaftaran siswa secara online, Kamis (18/6/2020) – Foto: Henk Widi

Sebagian siswa memilih jalur prestasi. Siswa dengan jalur afirmasi dan juga perpindahan orangtua disebutnya masih belum ditemukan.

“Saat ini ada tambahan kuota bagi anak tenaga medis dalam penanganan Covid-19 namun sepertinya belum ada pendaftar jalur tersebut,” terang Drs. Supangat.

Pendaftaran siswa baru saat Covid-19 disebutnya meminimalisir sistem tatap muka. Panitia PPDB online menurutnya mewajibkan orangtua dan calon siswa baru menerapkan protokol kesehatan saat penyerahan berkas. Menghindari kerumunan penerapan antrean sesuai nomor pendaftaran dilakunan setiap hari dibatasi 200 pendaftar.

Berbeda dengan PPDB untuk SMP, siswa dari TK, PAUD yang akan mendaftar ke jenjang SMP masih menerapkan sistem manual.

Tiur Maida, kepala SDN 1 Bangunrejo, Kecamatan Ketapang menyebut dominan siswa berasal dari desa setempat. Menerima satu rombongan belajar untuk kelas 1 ia memastikan tidak menerapkan sistem online.

Tiur Maida, Kepala SDN 1 Bangunrejo Kecamatan Ketapang Lampung Selatan menerima siswa baru dominan hanya dari satu desa setempat, Kamis (18/6/2020) – Foto: Henk Widi

“Orangtua cukup datang ke sekolah dengan protokol kesehatan membawa berkas yang disyaratkan,” terang Tiur Maida.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Lamsel, Thomas Americo, memastikan PPDB online berjalar lancar. Sistem tersebut diakuinya cocok untuk upaya pencegahan penyebaran Covid-19 karena meminimalisir kontak fisik.

Sesuai arahan Pemkab Lamsel kegiatan belajar mengajar (KBM) masih menerapkan sistem belajar jarak jauh.

“Belum ada keputusan baru untuk kegiatan belajar tatap muka di kelas hingga ada arahan baru pemerintah,” terang Thomas Americo.

Proses PPDB online untuk menghindari kerumunan pendaftar disebutnya efektif.  Sistem zonasi dalam pendaftaran peserta didik baru masih diberlakukan sehingga siswa dipastikan diterima sesuai jarak terdekat dengan sekolah.

Tahun ajaran baru 2020/2021 yang dijadwalkan bulan Juli mendatang direncanakan masih sistem belajar jarak jauh sistem online hingga ada aturan baru dari Kemendikbud.

Lihat juga...