‘Apindo UMKM Academy’ Wadah Ideal Pengembangan Usaha
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
JAKARTA – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki, mengatakan, untuk bisa berkembang UMKM harus memiliki kemitraan dengan usaha besar sebagai sarana transfer pengalaman dan teknologi, termasuk untuk mendapatkan bimbingan dalam pengembangan usaha.
Oleh karena itu, Teten mengapresiasi Apindo UMKM Academy sebagai wadah untuk bisa meningkatkan pendampingan bagi UMKM dengan ekosistem pendukung termasuk pembiayaan hingga teknologi.
“Seluruh ekosistem yang memungkinkan UMKM bisa tumbuh berkembang dan naik kelas,” ujar Teten berdasarkan rilis yang diterima Cendana News, Kamis (18/6/2020) pagi.
Teten berharap Apindo UMKM Academy yang diinisiasi oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) sebagai wadah belajar bagi UMKM bisa menjadi jalan bagi para pelaku UMKM di Indonesia naik kelas ke skala usaha yang lebih besar.
“Apindo UMKM Academy diharapkan dapat memberikan manfaat bagi UMKM untuk mencari jalan keluar dari berbagai masalah yang dihadapi para pelaku UMKM,” imbuh Teten.
Menurutnya, selama ini UMKM yang bisa berkembang adalah mereka yang bermitra dengan usaha besar. Sehingga perlu ada linkage dengan usaha besar, disinilah pentingnya kemitraan.
Lebih lanjut Teten mengatakan, bahwa pada 1998 UMKM menjadi penyelamat pahlawan ekonomi bangsa. Namun saat ini UMKM terpukul dari sisi demand dan supply.
Tetapi pemerintah meyakini UMKM sebagai pelaku usaha mayoritas, jika berhasil dibenahi, maka setidaknya bisa menjadi langkah untuk mengurangi laju angka kemiskinan dan pengangguran agar tidak terlalu dalam.
Sejalan dengan kebijakan pemerintah tersebut, Apindo telah berkomitmen membantu bisnis UMKM untuk menjembatani kebutuhan mereka dengan pengusaha, pakar ekonomi dan pemerintah melalui kegiatan webiner series, pembelajaran online, dan pendampingan berkelanjutan.
Juga dalam pemberian materi dan konsultasi, pendampingan pengembangan usaha, inkubasi startup dan vokasi kewirausahaan melalui program Apindo UMKM Academy.
Ketua Bidang UKM/IKM Apindo, Ronald Walla, mengatakan, pihaknya ingin berkolaborasi dengan pemerintah untuk belajar bersama dan mengangkat ekonomi Indonesia bersama.
“Apindo UMKM Academy sebagai bentuk kepedulian untuk mengangkat UMKM dari keterpurukan bisa kita wujudkan,” ujar Ronald.
Sementara itu, Ketua Umum DPN Apindo, Hariyadi Sukamdani, menambahkan, perekonomian disebut tinggi jika adil dan memberikan kesempatan yang sama dalam lingkup yang dinamakan sebagai demokrasi ekonomi.
“Di sinilah UMKM memiliki arti penting bagi perekonomian,” tukasnya.
Menurutnya, peran Apindo menjadi mendukung penguatan keterlibatan UMKM dalam percepatan pertumbuhan ekonomi.
“Misi kami memajukan bisnis UMKM Indonesia, menaikkan kelas UMKM dan memasyarakatkan kewirausahaan,” urainya.
Lebih lanjut disampaikan, Apindo menghadirkan UMKM Academy sebagai wadah strategis untuk semua pihak berkolaborasi agar UMKM di era post pandemi Covid-19 semakin berkembang. Dan, ekonomi semakin berkeadilan sekaligus mendorong upaya UMKM naik kelas.
“Mengajak para pelaku usaha untuk berkolaborasi dalam wadah ini agar UMKM berani lebih maju dan berwirausaha,” imbuhnya.
Dalam penyelenggaraan Apindo UMKM Academy dihadiri 1000 peserta UMKM, calon pendiri UMKM dari seluruh Indonesia.