Pemanfaatan Lahan di Tengah Wabah Covid-19 di Pessel

Editor: Makmun Hidayat

PESISIR SELATAN — Petani di sejumlah daerah di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, melirik sejumlah lahan yang berpotensi untuk diolah dan ditanami sejumlah jenis komoditi pangan. Hal ini juga seabgai bentuk cara masyarakat petani bertahan hidup dalam situasi wabah Covid-19.

Salah seorang petani di Sutera, Idal, mengatakan, sejauh ini masyarakat petani masih beraktivitas seperti biasa dan mengingat masyarakat di sana tidak ada orang luar daerah yang masuk, sehingga masyarakat setempat pun merasa lebih aman. Dengan situasi yang demikian, terpikir olehnya untuk menggarap lahan yang selama ini belum dikelola dengan baik.

“Kita di sini lebih sering turun ke sawah dan perkebun, ketimbang harus jalan-jalan ke daerah lain. Jadi wabah Covid-19 itu bisa dikatakan masih aman untuk desa kita ini. Makanya petani tetap beraktivitas sepertia biasa,” katanya, Senin (20/4/2020).

Idal salah seorang petani di Sutera, Senin (20/4/2020). Foto: M. Noli Hendra

Untuk itu, kini ada lahan yang tengah dicoba untuk bertanam jagung dan juga singkong. Lahan yang akan ditanami itu, semulanya merupakan lahan sawah, namun dikarenakan lahan itu tadah hujan, akhir-akhir ini sawah itu kering. Makanya terpikir untuk menggarap lahan yang ada itu, ketimbang menanti waktu entah kapan musin hujan akan tiba.

“Sekarang belum musim hujan, jadi sawah di sini banyak yang kering. Jadi saya berpikir untuk mengelola dengan komoditi lainnya. Apalagi mau Ramadan, jadi perlu ada persiapan dari sisi ekonomi juga,” ujar Idal.

Menurutnya, melihat situasi wabah Covid-19 ini belum bisa dipastikan apakah seluruh desa itu aman. Untuk itu, selagi dalam kondisi saat ini baik-baik saja, mengelola dan tetap memproduksi komoditi pangan adalah langkah yang tepat untuk dilakukan.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Pesisir Selatan, Nuzirwan, mengakui bahwa petani dan kelompok tani yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan kini termotivasi untuk memanfaatkan lahannya secara optimal untuk tanaman pangan.

“Ya, saat ini petani terus mengoptimalisasi lahan yang ada untuk ditanami berbagai jenis komoditi pangan seperti padi, jagung dan lainnya,” ungkapnya.

Untuk itu, ia berharap melalui kegiatan optimalisasi lahan pertanian di Kabupaten Pesisir Selatan itu, dapat membantu kebutuhan pangan masyarakat di masa pandemi Covid-19 tercukupi. Di sisi lain, pihaknya terus melakukan pembinaan dan bimbingan kepada petani dalam pemanfaatan lahan pertanian yang ada.

“Kita meminta petani tidak membiarkan lahan pertanian terlantar, karena pemenuhan kebutuhan pangan saat pandemi Covid-19 sangat penting,” katanya.

Menurutnya, sejauh ini petani di Kabupaten Pesisir Selatan antusias menggarap lahan pertanian, sehingga diharapkan ketersediaan pasokan pangan masyarakat tetap stabil. Hal ini dikarenakan, sektor pertanian selama ini menjadi basis ekonomi masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan.

Apalagi di daerah Pesisir Selatan sendiri didukung ketersediaan lahan pertanian yang cukup luas, sehingga upaya petani dipastikan akan membuahkan hasil yang menggembirakan, terutama untuk sisi panen atau produksi nantinya.

Lihat juga...