Kasus Positif Covid-19 di Purbalingga Bertambah Menjadi 30 Orang
Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo
PURBALINGGA — Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Purbalingga bertambah 5 orang. Sehingga total sampai dengan hari ini, 30 orang, dengan perincian, 25 masih menjalani perawatan dan 5 orang sudah sembuh.
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan, penambahan 5 positif Covid-19 berasal dari klaster ijtima ulama Gowa. Yaitu tiga orang merupakan peserta dan dua orang dari keluarga peserta.
“Saya baru tadi malam menerima hasil swab, ada penambahan 5 orang positif Covid-19 dan semua berasal dari klaster Gowa, empat di antaranya dari Kecamatan Kemangkon dan satu dari Kecamatan Purbalingga,” kata Bupati, Selasa (28/4/2020).
Menurut Bupati Purbalingga yang biasa disapa Tiwi ini, penambahan positif Covid-19 paling banyak dari klaster Gowa. Klaster ini juga masih terbuka, sehingga masih ada kemungkinan penambahan lagi.
“Dari Gugus Tugas sudah melakukan berbagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, termasuk yang dari klaster Gowa. Sudah dilakukan rapid test, kemudian karantina dan sebagainya, sesuai dengan prosedur pencegahan dan penanganan Covid-19,” terangnya.
Sementara itu, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih menjalani perawatan saat ini ada 29 orang dan 4 di antaranya dari klaster Gowa. Untuk PDP yang negatif Covid-19, bertambah 4 orang, sehingga total ada 76 PDP yang dinyatakan negatif dari hasil swab.
Untuk PDP meninggal dunia, bertambah tiga orang. Yaitu perempuan (52) warga Kecamatan Purbalingga, yang mempunyai riwayat perjalanan dari Magelang, kemudian mengalami sesak nafas dan meninggal dunia. Dari hasil rapid test, dinyatakan negatif. Kemudian PDP meninggal kedua yaitu perempuan (59) warga Kecamatan Purbalingga, riwayat perjalanan baru pulang dari Jakarta dan hasil rapid test juga negatif.
PDP meninggal selanjutnya yaitu laki-laki (63) warga Kecamatan Karanganyar, tidak mempunyai riwayat perjalanan keluar kota. Ia mengalami sesak nafas dan kejang-kejang kemudian meninggal dunia, sebelum dilakukan rapid test ataupun swab.
“Sehingga total ada 147 PDP di Kabupaten Purbalingga, yang positif terkonfirmasi Covid-19 ada 30 orang, yang dinyatakan negatif 76 orang dan PDP meninggal dunia ada 12 orang,” kata Tiwi.
Terpisah, salah satu warga Purbalingga, Feli Aristanti mengatakan, jumlah yang positif Covid-19 terus bertambah, terutama di Kecamatan Kemangkon. Menurutnya, untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, harus dilakukan upaya lebih tegas lagi.
“Mungkin sudah saatnya Purbalingga mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), supaya korban Covid-19 tidak terus bertambah. Karena dalam kondisi sekarang ini saja, masih banyak warga yang keluar rumah tanpa menggunakan masker,” tuturnya.