Helm Panel Surya SMAN 5 Semarang Raih Penghargaan Leprid

Editor: Makmun Hidayat

SEMARANG — Konsep energi berkelanjutan atau sustainable energy karya para siswa SMAN 5 Semarang, dengan menciptakan helm panel surya atau tenaga matahari, yang bisa difungsikan sebagai penyedia daya listrik untuk mengisi ulang baterai ponsel, berhasil meraih penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid).

“Kami memberikan apresiasi atas prestasi, yang berhasil ditemukan oleh tim siswa SMAN 5 Semarang. Mereka terdiri atas 19 siswa kelas X IPA, yang tergabung dalam Ristavo Student Company. Adapun inovasi yang berhasil ditemukan berupa membuat produk helm bertenaga surya pertama di Indonesia,” papar Direktur Leprid Paulus Pangka, disela penyerahan rekor di sekolah tersebut, Jalan Pemuda Semarang, Senin (9/3/2020).

Diterangkan, helm tenaga surya tersebut, seiring dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong energi terbarukan, dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat. Selain ramah lingkungan, energi alami ini juga tidak akan habis bahkan berkelanjutan jika dikelola dengan baik.

“Prestasi yang kita catat pada urutan ke-572 ini, harus menjadi terobosan, yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas. Termasuk kita dorong agar inovasi ini bisa dipatenkan dan diproduksi secara massal,” lanjut Paulus.

Direktur Leprid Paulung Pangka, Kepala Sekolah SMAN 5 Semarang Siswanto, perwakilan Polrestasbes Semarang, bersama siswa saat mencoba helm panel surya ZLB , di halaman SMAN 5 Semarang, Senin (9/3/2020). -Foto Arixc Ardana

Harapan senada juga disampaikan Kepala Sekolah SMAN 5 Semarang Siswanto. Diterangkan, helm tenaga surya  karya siswa tersebut merupakan bagian dari proyek perusahaan rintisan siswa atau student company, Ristavo Student Company, yang fokus pada bidang ecopreneur.

“Kami sampaikan apresiasi atas penghargaan ini. Kita berharap capaian ini mampu menjadi pendorong bagi siswa, untuk berprestasi lebih tinggi lagi. Termasuk bagi adik-adik kelas mereka, agar mampu mengikuti jejak kakak kelas, dalam menorehkan prestasi setinggi-tingginya,” terangnya.

Sementara, President Ristavo Student Company, Jovita Anmaria menjelaskan, helm panel surya, yang diberi nama ZLB dari kata Zalubar, yang berarti macan pemuda, merupakan pelindung kepala dengan inovasi sistem charger untuk baterai ponsel.

“Kita harapkan dapat memberikan kemudahan untuk pengendara motor, yang ingin mengisi ulang baterai ponsel mereka saat di jalan. Helm tenaga surya ini, merupakan produk inovasi pertama dari Ristavo Student Company. Nantinya juga akan dijual untuk masyarakat umum. Harganya sekitar Rp500 ribu,” paparnya.

Menggunakan helm jenis Bogo, yang saat ini sedang tren di kalangan anak muda, helm tersebut mampu menampung daya hingga 6000 mAh. Dibutuhkan waktu 4 hingga 5 jam di bawah sinar matahari, untuk bisa mencapai kapasitas penuh.

Namun kalau hanya untuk mengisi ulang baterai ponsel hingga penuh, helm tenaga surya tersebut cukup ‘dijemur’ selama satu jam, sudah bisa untuk melakukan dua kali pengisian telepon genggam.

Lihat juga...