Cegah Tumbang, Puluhan Pohon di Jalinsum Ditebang

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Cegah tumbang akibat angin kencang sejumlah pohon di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) ditebang. Sundoyo, petugas dari PLN ranting Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel) menyebut total lebih dari 20 pohon ditebang pada Jalinsum. Sejumlah pohon yang ditebang merupakan jenis mahoni, mangga dan jati putih.

Penebangan pohon di sepanjang Jalinsum menurutnya dilakukan secara rutin oleh petugas PLN. Meski demikian proses penebangan pohon dilakukan saat angin kencang melanda wilayah Lamsel pada Senin (9/3/2020). Sejumlah pohon sengaja ditebang mencegah induksi dengan kabel listrik. Sebab pada musim penghujan disertai angin kencang daun, batang bisa menempel ke kabel listrik.

Proses penebangan pohon di sepanjang Jalinsum lanjut Sundoyo dikoordinasikan dengan pemilik pohon. Sebab sebagian pohon yang ada di tepi Jalinsum merupakan tanaman produktif yang ditanam warga. Sebagai solusi pohon yang masih produktif hanya dibersihkan dengan proses perempelan. Perempelan hanya dilakukan pada bagian ranting,daun tanpa harus dilakukan penebangan.

“Angin kencang dan hujan yang melanda wilayah Lampung Selatan berpotensi mengakibatkan pohon tumbang berpotensi membahayakan pengendara dan jaringan listrik,” terang Sundoyo saat ditemui Cendana News, Senin (9/3/2020).

Sundoyo, petugas perempelan pohon dari PLN Ranting Kalianda, Lampung Selatan melakukan proses pembersihan pohon yang berada di sepanjang Jalan Lintas Sumatera, Senin (9/3/2020). -Foto: Henk Widi

Bersama sebanyak tujuh petugas,tim perempelan pohon melakukan pemeriksaan di sepanjang Jalinsum. Ketika ditemukan pohon berpotensi tumbang, menjuntai ke kabel listrik proses penebangan akan dilakukan menggunakan gergaji mesin. Sejumlah pohon yang berada di bawah kabel listrik tegangan menengah dilakukan penebangan tanpa mematikan arus.

Pada sejumlah pohon yang berada di bawah kabel tegangan tinggi Sundoyo menyebut penebangan harus mematikan arus. Proses penebangan pohon dalam jumlah banyak menurutnya akan dikoordinasikan dengan PLN ranting.  Sebab penebangan sejumlah pohon tepat di bawah kabel listrik tegangan tinggi berpotensi membahayakan.

“Penebangan pohon yang ada di bawah kabel tegangan menengah bisa dilakukan tanpa pengaman, tapi tetap harus berhati hati,” beber Sundoyo.

Kepada masyarakat yang memiliki pohon di dekat kabel listrik ia menganjurkan agar berkoordinasi dengan petugas PLN. Sebab proses penebangan pohon di dekat kabel listrik akan dilakukan oleh petugas khusus yang dibekali dengan peralatan keselamatan. Peralatan keselamatan yang digunakan saat proses perempelan,penebangan pohon meliputi helm, sarung tangan dan peralatan lain.

Angin kencang yang melanda wilayah Lamsel juga berimbas sejumlah pohon tumbang sebelum ditebang. Sundoyo menyebut pohon tumbang jenis jati putih di Desa Banjarmasin roboh akibat angin kencang. Meski demikian sejumlah pohon yang ada di sepanjang Jalinsum akan dilakukan penebangan secara rutin. Sebab sebagian pohon yang ada di Jalinsum merupakan tanaman penghijauan.

Imbas angin kencang sejumlah pohon tumbang di Jalinsum terjadi di Desa Banjarmasin,Kecamatan Penengahan. Angin kencang yang menumbangkan sejumlah pohon yang langsung dibersihkan oleh anggota Polsek Penengahan, Satpol PP dan masyarakat. Meski sempat menghambat arus lalu lintas usai dibersihkan lalu lintas berjalan normal.

Lihat juga...