Pemda Sikka Siapkan 380 Beasiswa Perguruan Tinggi

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Tahun ini, Pemerintah Daerah (Pemda) Sikka menyiapkan 380 beasiswa untuk putra-putri kabupaten Sikka untuk berkuliah di tiga perguruan tinggi yang ada di kabupaten setempat. Ketiga perguruan tinggi itu adalah STT Cristo Re, Unipa dan IKIP Muhamadiyah Maumere.

“Kerja sama Pemda Sikka dengan ketiga perguruan tinggi tersebut akan dituangkan dalam nota kesepahaman, dan diikuti dengan perjanjian kerja sama,” sebut Kabag Humas dan Protokol Setda Sikka,E ven Edomeko, Senin (27/5/2019).

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, menjelaskan, dari 380 beasiswa itu, dialokasikan 80 beasiswa untuk Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Cristo Re, dan 100 beasiswa untuk IKIP Muhamadiyah. Sementara 200 beasiswa untuk Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere.

Ketua pengurus Yayasan Cristo Re Keuskupan Maumere, RD. Felicianus (kiri), bersama Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, usai penenandatanganan nota kesepakatan. -Foto:  Ebed de Rosary

“Saya memandang, semua perguruan tinggi itu sama, yakni sama-sama milik Pemda dan masyarakat kabupaten Sikka, yang selama ini sudah berjasa mencerdaskan kehidupan bangsa. Sehingga, semuanya kami rangkul untuk kerja sama memberikan beasiswa, sesuai kemampuan keuangan daerah saat ini,” tuturnya.

Dari ketiga perguruan tinggi tersebut, kata Robi, sapaannya, baru STT Cristo Re yang sudah MoU. Sementara, IKIP Muhamadiyah dan Unipa Maumere akan segera dilaksanakan penandatanganan MoU kerja sama.

“Sesuai visi-misi pemerintah kabupaten Sikka periode 2018-2023, kami ingin serius memperjuangkan agar semua putra-putri Kabupaten Sikka harus mencapai pendidikan tinggi, menjadi sarjana,” sebutnya.

Lanjut Robi, semua orang tua ingin anaknya sukses. Mereka katakan, biar kami miskin dan bodoh, asal anak kami pintar dan sukses. Maka, mereka terpaksa jual harta miliknya untuk membiayai pendidikan anak-anaknya. Akibatnya, mereka makin miskin.

“Ini tidak boleh terjadi lagi. Negara harus menjamin kebutuhan dasar ini. Maka, saya dan wakil bupati bertekad memberikan beasiswa dan bantuan dana adat pendidikan. Namun, yang disetujui DPRD Sikka baru beasiswa,” terangnya.

Sebab itu, tandas mantan Camat Nelle ini, pihaknya akan bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, baik yang ada di kabupaten maupun yang di luar, untuk bekerja-sama memberikan beasiswa pendidikan ini. Salah satunya, adalah STT Cristo Re.

“Atas nama masyarakat, saya menyampaikan terima kasih kepada Keuskupan Maumere, Yayasan Pendidikan Cristo Re, dan STT Cristo Re, yang hari ini baru saja menandatangani MoU bidang pendidikan dengan Pemda Sikka,”sebutnya.

Bupati juga menjelaskan, sesuai kemampuan keuangan daerah, belum semua biaya pendidikan ini ditanggung sepenuhnya oleh Pemda Sikka. Sebab itu, pihakya meminta tolong orang tua untuk tetap membiayai kebutuhan seperti belanja buku, belanja makan minum, pemondokan dan lainnya.

Ketua pengurus Yayasan Cristo Re Keuskupan Maumere, RD. Felicianus, juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Pemda Sikka untuk menitipkan putra-putra daerah agar belajar di STT Cristo Re.

“STT Cristo Re berafiliasi dengan ATMI Surakarta, dengan misi mendidik putra-putri daerah untuk terampil di bidang teknologi terapan, khususnya mesin industri. Diharapkan, para lulusan Cristo Re langsung bisa bekerja dan produktif secara mandiri,” katanya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Sikka, Donatus David, menyatakan, DPRD Sikka selaku wakil masyarakat siap untuk mendukung semua program yang baik dengan dukungan anggaran.

“Kami selaku wakil rakyat tentu saja akan mendukung semua program pemerintah yang baik dan berguna bagi masyarakat. Apalagi, bidang pendidikan ini memang merupakan hal yang prioritas, baik di pusat, di tingkat provinsi, maupun di kabupaten. Maka, DPRD akan mendukung juga melalui kebijakan anggaran,” kata Donatus.

Lihat juga...