Bencana Hidroklimatologi Bisa Dicegah

Editor: Mahadeva

JAKARTA – Bencana hidroklimatologi merupakan bencana yang sebenarnya dapat diperkirakan. Sehingga, jika ingin mencegah bencana tersebut terjadi perlu dilakukan upaya untuk menghindari hal-hal yang terkait dengan kondisi alam. 

“Contohnya adalah banjir, tanah longsor, banjir bandang, kekeringan maupun gelombang pasang,” kata Kasubbid Produksi Informasi Iklim dan Kualitas Udara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Siswanto, usai mengedukasi peserta Jambore Iklim di Auditorium BMKG, Selasa (30/4/2019).

Dengan bisa diprediksi, maka BMKG akan membantu semua pihak untuk melakukan mitigasi dan kesiapsiagaan untuk mengurangi risiko. “Prediksi curah hujan, biasanya kita berikan dalam periode dasarian. Kita juga memberikan prakiraan kapan musim hujan dimulai atau kapan musim kemarau di mulai. Sehingga, pihak-pihak terkait bisa mempersiapkan langkah-langkah untuk menghindari dampak negatif yang terlalu besar,” urai Siswanto.

Perlu dipahami bahwa mayoritas bencana hidroklimatologi menjadi buruk, akibat adanya kelalaian manusia. “Dengan curah hujan yang tinggi, daerah-daerah yang sistem saluran airnya tidak baik, pasti akan memiliki kecenderungan banjir. Nah, harusnya dengan adanya kecenderungan curah hujan yang tidak menentu seperti sekarang, mendorong masyarakat untuk hidup lebih baik,” tegas Siswanto.

Deputi Klimatologi Herizal berfoto dengan salah satu kelompok peserta Jambore Iklim  – Foto Ranny Supusepa

Deputi Klimatologi BMKG, Herizal, menyatakan harapannya, agar kegiatan yang baru pertama kali dilakukan ini dapat mengedukasi anak-anak, yang akan menjadi corong di masyarakat untuk menghindari bencana hidroklimatologi.

“Iklim bukan hanya isu, tapi suatu keniscayaan. Contohnya, pergeseran musim hujan atau curah hujan lebat yang mencapai 250 mm dalam satu hari. Atau yang paling baru, banjir besar di Sentani. Ini merupakan hal yang sebenarnya sudah diprediksi sejak dua tahun lalu. Jadi kami berharap dengan mitigasi iklim pada generasi muda akan memasuki membuat generasi muda menjadi siap. Dan mampu mendorong suatu pengambilan langkah yang mencegah terjadinya bencana ini,” tuturnya.

Lihat juga...