Uniknya Pohon Namnam di Mekarsari
Editor: Koko Triarko
BOGOR – Keberadaan tanaman Namnam sangat terbatas, walaupun penyebarannya di Indonesia, sangat luas. Hal demikian karena buah Namnam tidak komersial. meski Namnam sangat bagus untuk dijadikan tanaman hias, karena keunikan daunnya.
Supervisor Pengembangan Hasil Penelitian dan Landscape Gardener Taman Buah Mekarsari, Junaedi, mengatakan, orang suka menjadikan Namnam sebagai tanaman hias, karena warna daunnya yang unik.
“Saat masih muda, daun Namnam berwarna merah jambu, selama 7-10 hari. Lalu, akan berubah menjadi merah kecoklatan dan menjadi hijau saat dewasa. Setelah tua, daunnya akan berubah menjadi kuning,” kata Jun, saat kunjungan di Area Nursery Taman Buah Mekarsari, Rabu (6/3/2019).
ia menjelaskan, pohon Namnam hanya mampu mencapai ketinggian 3 sampai 8 meter. Batangnya bercabang rapat, dengan daun berkelompok pada satu ranting. Kulit batangnya halus, berwarna coklat dan berbonggol.
“Keunikan lainnya dari tanaman ini adalah buahnya yang tumbuh di pangkal batang. Warna buahnya coklat, berbiji keping satu yang berbentuk gepeng,” ujar Jun, seraya menunjuk pada salah satu pohon Namnam dari koleksi Taman Buah Mekarsari.
Buah Namnam berukuran kecil dan tumbuh menggerombol di pangkal pohon. “Bunganya merupakan kumpulan tandan kecil, yaitu 4-5 tandan. Mahkota bunga berbentuk lanset berwarna putih, sementara kelopaknya berwarna merah jambu pucat atau putih,” ucap Jun.
Jun menyatakan, penelitian terkait manfaat buah Namnam memang belum dilakukan, tapi percobaan untuk mengembangbiakkan terus dilakukan.
“Pengembangbiakan Namnam di Taman Buah Mekarsari menggunakan biji. Biji Namnam disemai, lalu ditanam. Setelah berumur sekitar satu tahun, baru dipindah ke lahan. Pada umur lima sampai enam tahun, tanaman Namnam sudah siap untuk berbuah,” urai Jun.
Lebih lanjut, Jun menjelaskan, bahwa kulit batang Namnam ini tipis sehingga tidak bisa dikembangbiakkan dengan osilasi. Pernah dicoba dengan sambung pucuk, tapi persentasenya kecil, yaitu sekitar 50 persen.
Pohon Namnam tidak susah untuk dirawat, selama ditanam di dataran yang rata dan terkena paparan cahaya matahari secara langsung sepanjang tahun.
“Elevasi pohon Namnam mendatar. Karena akarnya lebih banyak sapu dibandingkan akar tunggang, jadi tidak akan kuat kalau ditanam di lereng. Tanaman ini masih mampu tumbuh hingga ketinggian 1.200 meter di atas permuakaan laut,” papar Jun.
Penelitian menunjukkan, tanaman Namnam memiliki kemampuan bersimbiosis dengan bakteri tanah, untuk mengikat nitrogen. Selain untuk pertumbuhan, nitrogen juga bagus untuk kesuburan tanah di sekitarnya.