Peduli Anak Terlantar, Ipda Rochmat Raih Penghargaan PBB
MADIUN — Kapolda Jatim Irjen Polisi Luki Hermawan menghadiri penyerahan penghargaan dari Perserikatan Bangsa Bangsa yang diwakili oleh Leodewyk kepada Ipda Rochmat Tri Marwoto di Kabupaten Madiun atas dedikasinya di bidang sosial, yakni perduli pada anak yatim.
Kapolda Jatim memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Ipda Rochmat yang telah mendidik dan merawat anark yatim piatu dan anak terlantar sebagai anak asuh dengan penuh rasa ikhlas dan tulus.
Ini jarang sekali bagi anggota Polri untuk bisa melakukan ini. Apalagi, Ipda Rochmat seorang anggota Brimob, bukan Bhabinkamtibmas.
“Ini anggota Brimob yang bisa meluangkan waktu dan tidak mengganggu tugas pokoknya sehari-hari. Beliau bisa meluangkan waktu, bahkan tenaga, dan rezekinya untuk anak-anak yatim. Juga memberikan lahan rumahnya digunakan membangun asrama dan Mushola Ar-Rozi untuk anak-anak. Ini sungguh luar biasa,” ujar Kapolda saat penyerahan penghargaan di rumah Ipda Rochmat di Desa Klagen Serut, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Senin (15/10/2018).
Ia menilai hal yang dilakukan Ipda Rochmat sebagai anggota Polri dalam mengasuh hingga menyekolahkan anak yatim piatu, anak tidak mampu, dan anak jalanan tersebut adalah sangat mulia.
“Saya berharap agar anggota Polri yang lain, khususnya di jajaran Polda Jatim dapat mencontoh apa yang dilakukan oleh Ipda Rochmat,” katanya.
Sementara, Ipda Rochmat Tri Marwoto bersyukur atas apresiasi yang telah diberikan Kapolda Jatim dan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Pewakilan Indonesia.
Adapun, kegiatan sosial merawat anak miskin, anak jalanan, dan terlantar sudah dilakukannya sejak tahun 2007.
Hingga saat ini, secara total sudah ada 79 anak yang menjadi anak asuh Ipda Rochmat. Dari jumlah tersebut sudah ada yang lulus perguruan tinggi. Sebagian lainnya, yakni sebayak 20 anak masih menyelesaikan pendidikan dan tinggal bersama Ipda Rochmat di Jiwan.
Anak-anak tersebut berasal dari keluarga kurang mampu di Madiun, Ponorogo, Pacitan, dan Nganjuk, bahkan hingga Bogor dan Depok.
“Yang sekarang tinggal bersama saya ada 20 orang. Yang terkecil 1,6 bulan dan yang paling dewasa sudah berusia 23 tahun. Mereka itu generasi bangsa, kalau bukan kita, tugas siapa yang membawa mereka ke kehidupan nyata yang lebih baik dan siap terjun ke masyarakat,” kata Ipda Rochmat.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Jatim juga meresmikan Mushala Arozi dan Asrama Ginaris. Kapolda Jatim secara simbolis menandatangani prasasti peresmian Musala Arozi, sedangkan pemotongan pita dilakukan oleh Ketua Bhayangkari Daerah Jatim Atik Luki Hermawan.
Setelah itu, keduanya juga melakukan pemotongan rambut anak asuh Ipda Rochmat, yakni Alfarabi Ibnu Arozi dan Asyifa Ghumaisyah Arozi, dalam prosesi akikah di komplek mushala dan rumah setempat.
Dalam kegiatan tersebut Kapolda Jatim Luki Hermawan didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera dan Kabidpropam Polda Jatim Kombespol Hendra Wirawan. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Ketua Bhayangkari Daerah Jatim, Kapolres Madiun Kota dan jajaran, serta Forpimda Kabupaten Madiun. (Ant)