Menag Targetkan Semua Kanwil Kemenag Miliki PTSP

Editor: Koko Triarko

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin/Foto: M. Noli Hendra
PADANG – Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin meresmikan Program Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatra Barat. Program tersebut bertujuan untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat. 
“Kami memliki target, hingga akhir 2018 seluruh Kanwil Kemenag provinsi di Indonesia sudah mempunyai program PTSP ini, dan setelah itu akan diikuti oleh seluruh kantor Kemenag yang ada di kabupaten dan kota se-Indonesia,” katanya, di Padang, Senin (15/10/2018).
Lukman juga menyebutkan, bahwa peresmian program PTSP untuk di Sumatra Barat merupakan yang ke-15, di antara 34 provinsi yang ada di Indonesia
“Meskipun yang ke-15, namun kita patut berbangga, karena PTSP yang di Sumatra Barat ini memiliki 40 layanan. Hal itu merupakan yang terbanyak dari PTSP lain yang sudah diresmikan di Indonesia,” ujarnya.
Menag juga menyarankan kepada Kanwil Kemenag, supaya ke depan untuk PTSP di kabupaten dan kota di Sumatra Barat, ditargetkan jelang akhir 2018.
Ia mengatakan, dengan adanya program tersebut, seluruh masyarakat dapat lebih cepat mengetahui apa pun bentuk informasi yang ingin didapatkan oleh masyarakat di Kanwil Kemenag. Baik itu yang terkait dengan persoalan keagamaan atau yang lainnya.
“Poinnya adalah kita ingin mendekatkan kepada masyrakat untuk memberikan pelayanan yang terbaik”, ungkapnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno, memberikan apresiasi atas program PTSP tersebut, karena sudah seharusnya tugas pemerintah untuk melayani masyarakat dengan lebih baik lagi. Namun yang tidak kalah penting adalah sosialisasi kepada masyarakat.
“Kalau tidak disosialisasikan, saya rasa apa yang kita inginkan ini tidak akan tercapai. Sebab, sasaran kita adalah pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat,” sebutnya.
Irwan juga menyinggung perlunya sinergitas di internal Kanwil Kemenag Sumatra Barat, termasuk yang ada di kabupaten dan kota se-Sumatra Barat.
“Perlu kerja sama dari seluruh unsur atau bagian, agar menghasilkan suatu tujuan yang lebih baik dan lebih besar,” ujarnya.
Selain peresmian PTSP, pada kesempatan itu, Kementerian Agama Sumatra Barat juga menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), sebagai Kemenag pertama yang memiliki Laboratorium Kerukunan Umat Bergama Pertama.
Selanjutnya, Menag melakukan penyerahan donasi dari Kanwil Kementerian Agama Sumatra Barat, sebesar Rp600 juta, untuk korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.
Lihat juga...