Bangunan-Listrik Bandara Palu Berangsur Normal
JAKARTA – Kondisi bangunan dan listrik Bandara Mutiara SIS Al Jufri, Palu mulai berangsur normal. Kondisi tersebut dikarenakan, kerusakan pada struktur yang ada tidak berat.
“Kemenhub bersama Dirjen Cipta Karya, Kemenpupera, telah melakukan pengamatan awal. Alhamdulillah, kerusakan ini hanya terjadi pada beberapa bagian tertentu dan ini bukan kerusakan struktur yang berat,” kata Kabiro Komunikasi dan Informasi Publik, Kemenhub, Baitul Ihwan, Jumat (5/10/2018).
Saat ini, Bandara Mutiara Al Sis Jufri telah dibersihkan dan dirapikan. Pengecekkan struktur pada beberapa bagian sudah dilakukan, sehingga penerbangan komersial sudah berangsur membaik.
Pada beberapa bagian yang rusak, seperti di lantai satu, juga sudah dilakukan perbaikan sementara, sehingga bisa dioperasikan dengan baik. Penggunaan listrik di bandara juga sudah berangsur normal, meskipun pada beberapa waktu tertentu masih mengalami gangguan. PLN-pun telah berhasil mengoperasikan beberapa gardu listrik di bandara.
Saat ini, bandara masih menggunakan genset, dengan dukungan pasokan solar yang cukup, sehingga kondisi listrik berangsur normal. Data terakhir pada Kamis (4/10/2018) menunjukkan, terdapat lima penerbangan komersial dari dan ke Bandara Mutiara Sis Al Jufri yang beroperasi. Penerbangan tersebut mengangkut 1.096 penumpang dan kargo sebanyak 14 ton.
Sementara itu, tiga kapal bantuan kembali diberangkatkan. Kementerian Perhubungan telah mengirim bantuan barang 20 koli, yang terdiri dari sembako, logistik, dan obat-obatan untuk korban gempa Palu dan Donggala melalui Pelabuhan Tanjung Priok dengan Kapal Camara Nusantara 3.
Bantuan diberangkatkan Kamis (4/10/2018) pukul 16.00 WIB, menuju Pelabuhan Pantoloan dengan estimasi perjalanan empat hari. Pengiriman barang akan diterima oleh Posko Perhubungan Laut di Pelabuhan Pantoloan. Adapula kapal KMP Julung Julung, yang membawa bantuan logistik dari Toli Toli menuju Pelabuhan Taipa.
“Pada Jumat (5/10/2018), KM. Bukit Siguntang mengangkut 640 penumpang pada 24.00 WITA, dan rencana sampai di Balikpapan pukul 15.00 WITA,” pungkas Baitul Ihwan. (Ant)