Panen Raya, Harga Jual Kedelai di Tingkat Petani Capai Rp8.500 per Kilo
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
YOGYAKARTA — Di tengah musim kemarau ini, kabupaten Kulonprogo mulai memasuki masa panen raya kedelai. Para petani, seperti di daerah kecamatan Panjatan Lendah dan Galur mampu mendapatkan hasil yang cukup melimpah.
Salah seorang petani, Ngadimin, asal desa Karangsewu, Galur, mengaku mendapat hasil panenan mencapai 2 kuintal dari lahan sawahnya seluas kurang lebih 700 meter persegi. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya berkisar 1,8 kuintal saja.
“Tahun ini hasil panenan kedelai cukup bagus. Dari hitung-hitungan hasil lebih banyak dari tahun sebelumnya,” ujarnya kepada Cendananews, Senin (12/08/2018).
Ngadimin sendiri mengaku menanam jenis kedelai putih lokal yang biasa dimanfaatkan untuk bahan baku pembuatan tempe dan tahu. Harga jual di tingkat petani sendiri saat ini juga bagus karena mengikuti harga pasaran yang memang sedang cukup tinggi.
“Untuk harga jual kedelai putih lokal di tingkat petani saat ini berkisar Rp8.400-Rp8.500 per kilo. Harga ini sudah cukup bagus. Karena tahun lalu hanya dihargai Rp7.000 per kilo. Jadi cukup menguntungkan,” katanya.

Sementara itu petani lainnya, Parinem, asal desa Bomporejo, Galur, mengaku memilih menanam palawija berupa kedelai saat masa tanam ketiga atau musim kemarau seperti saat ini, karena perawatannya yang sangat mudah. Kedelai dikenal sebagai komoditas pertanian yang tidak membutuhkan perlakuan khusus seperti halnya cabai atau bawang merah.
“Pilih tanam kedelai karena paling gampang perawatannya. Tinggal ditancapkan saja. Tidak perlu disiram dan dipupuk seperti tanaman lainya. Hanya dibiarkan saja. Paling hanya disemprot (pestisida) dua kali. Setelah itu sudah bisa panen,” katanya.
Begitu panen, para petani sendiri biasanya akan menjemur di bawah terik matahari. Setelah itu dipisahkan dari kulitnya dengan menggunakan mesin giling. Setelah terpisah, kedelai akan dibawa ke pasar untuk dijual kepada para pengepul yang siap menampung hasil panen mereka.
“Untuk bibit biasanya beli dengan harga Rp13-16ribu per kilo. Satu kilo biasanya bisa menghasilkan sekitar 35-45 kilo kedelai, tergantung pertumbuhan tanaman,” katanya.