Poch Tolak Madrid Karena Takut Disebut Mata Duitan

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

Mauricio Pochettino tolak Madrid demi reputasi. Foto: tottenhamhotspur.com

LONDON — Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, menolak mengambil alih kendali sebagai manajer Real Madrid meski peluang terbuka lebar. Sebuah laporan menyebut, Poch memilih menolak karena takut disebut mata duitan.

Sebelum muncul kabar penolakan oleh Pochettino, manajer asal Argentina ini disebut sebagai pilihan pertama Madrid untuk mengisi pos yang ditinggal Zinedine Zidane. Manajer asal Perancis secara mengejutkan menyatakan mundur sebagai pelatih pada 31 Mei lalu.

Dilansir Daily Mail, pejabat Los Blancos secara rahasia telah menghubungi Pochettino dan menawarinya pekerjaan untuk melatih Sergio Ramos dkk. Manajer berusia 46 tahun itu disebut sangat tertarik dengan tawaran yang diberikan tim ibu kota Spanyol.

Namun demikian, ia sadar betul menerima tawaran Madrid hanya selang beberapa hari setelah menandatangani perpanjangan kontrak lima tahun bersama The Lily Whites bakal merusak reputasinya. Apalagi, sebelumnya ia selalu menekankan pentingnya loyalitas pada anak asuhnya.

Selain itu, Chairman Tottenham, Daniel Levy, kemungkinan besar bakal menolak setiap pendekatan yang datang dari Spanyol. Jika pun Pochettino memaksakan diri mengambil peluang melatih Madrid, maka akan berujung masalah yang cukup rumit.

Atas dasar itu, Pochettino akhirnya memilih menjaga reputasinya agar tetap baik dengan menolak pinangan Madrid. Sebelum menukangi Tottenham, Pochettino sempat berlabuh di Spanyol untuk menukangi Espanyol dan kembali ke Inggris dengan menukangi Southampton.

Selain Pochettino, beberapa nama beken turut masuk bursa calon pengganti Zidane. Sempat muncul nama eks manajer Arsenal, Arsene Wenger, kini nama Jurgen Klopp santer didengungkan. Keinginan kuat mendatangkan Klopp disuarakan fans setia Los Blancos.

Nama lain yang sempat dikaitkan dengan Madrid adalah Michael Laudrup dan Joachim Low. Namun nama terakhir buru-buru mengonfirmasi bahwa ia tidak akan ke Spanyol untuk menukangi Madrid. Laudrup sempat menukangi Swansea City sebelum meninggalkan The Swan pada 2014.

Lihat juga...