27 Puskesmas di Balikpapan Telah Terakreditasi

Editor: Koko Triarko

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Suheriyono. –Foto: Ferry Cahyanti
BALIKPAPAN — Sebanyak 27 puskesmas pada pertengahan tahun ini, telah terakreditasi, dan pada 2019 mendatang terdapat 15 puskesmas yang akan re-akreditasi.
Hal ini mengingat setiap tiga tahun sekali puskesmas melakukan re-akreditasi, untuk meningkatkan sarana dan prasarana maupun sumberdaya manusia di tingkat puskesmas.
Pemerintah mewajibkan setiap puskesmas untuk melakukan akreditasi sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014. Akreditasi juga merupapan upaya peningkatan sarana dan prasarana dalam pemenuhan standar pelayanan kesehatan.
“Peningkatan sarana dan prasarana terus dilakukan oleh pemerintah dalam peningkatan pelayanan kesehatan ke masyarakat. Semua puskesmas sudah terakreditasi, dan untuk akreditasi ada standar sesuai Permenkes,” jelas Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Suheriyono, Jumat (1/6/2018).
Dalam upaya peningkatan fasilitas puskesmas, menurut Suheri, tahun ini dan tahun depan diusulkan dana alokasi khusus untuk pembangunan fisik dan pengadaan alat kesehatan.
“Untuk alat kesehatan maupun obat-obatan itu sekitar Rp1 miliar, dan ada pembangunan puskesmas untuk Telagasari,” sebutnya.
Suheri mengatakan, pengadaan alat kesehatan diupayakan seluruhnya bisa merata, apalagi yang sangat dibutuhkan oleh puskesmas adalah Hematologi Laboratorium.
“Sebenarnya, hematologi lab untuk pemeriksaan lab sangat diperlukan oleh puskesmas. Memang tidak semua punya, tapi kami upayakan setiap puskesmas ada. Ke-27 puskesmas punya lab, tapi masih sederhana, dan masih ada beberapa puskesmas yang belum punya tenaga lab,” tandasnya.
Sementara itu, Pansus LKPJ 2017, merekomendasikan beberapa hal dalam bidang kesehatan, salah satunya meningkatkan kualitas kesehatan, terutama wilayah pinggiran, dan memaksimalkan pelayanan di rumah sakit daerah maupun puskesmas, termasuk peningkatan kualitas tenaga kesehatan.
Tidak hanya itu, peningkatan sistem informasi kesehatan daerah secara online untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat perlu dilakukan, baik pelayanan kesehatan tingkat pertama maupun rumah sakit rujukan.
Lihat juga...