Papua Kekurangan Instruktur Diklat Lanjutan PAUD

Ilustrasi aktivitas pendidikan PAUD - Foto Dokumentasi CDN

BIAK – Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Provinsi Papua Siti Amanah menyatakan Papua masih kekurangan tenaga instruktur untuk menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (diklat) berjenjang tingkat lanjutan.

“Jumlah tenaga instruktur provinsi untuk diklat lanjutan guru PAUD hanya dua orang. Idealnya Papua harus punya 20 tenaga instruktur,” kata Siti Amanah di Biak, Sabtu.

Ia mengatakan untuk menambah jumlah tenaga instruktur diklat lanjutan tingkat menengah guru Paud, Himpaudi Papua dan Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Kemendikbud, akan mengirim peserta tenaga instruktur diklat lanjutan.

Diharapkan dengan dipenuhi jumlah tenaga instruktur Paud di Provinsi Papua maka program diklat berjenjang pendidik PAUD dapat diselenggarakan di Papua.

“Program diklat dasar, lanjutan hingga tingkat mahir guru Paud harus dilakukan di Papua, dan menjadi solusi dalam meningkatkan mutu tenaga kependidikan Paud,” katanya.

Siti Amanah mengakui dalam pendidikan sosok guru adalah seorang pendidik dan pengajar yang memegang peran penting dalam membimbing anak didiknya guna memperoleh ilmu pengetahuan yang dibutuhkan.

Terlebih pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), lanjut Siti Amanah, peran guru menjadi sangat krusial karena otak anak pada usia itu sangat sensitif terhadap stimulasi.

Seorang guru PAUD sebetulnya diharapkan memiliki ilmu yang cukup mengenai pendekatan psikologis dan pedagogis dalam mendidik anak.

“Pendidikan dan pelatihan bagi guru pendidikan anak usia dini (PAUD) perlu digencarkan. Ini untuk mengatasi masih rendahnya tingkat pendidikan guru PAUD yang ada saat ini di 29 kabupaten/kota,” ujarnya.

Ia mengakui idealnya guru PAUD yang mengajar harus berpendidikan minimal sarjana (S1).

Namun, sementara ini terkait kondisi di Papua masih sulit untuk memenuhi kebutuhan guru PAUD.

Himpaudi Papua bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Sanggar kegiatan belajar di berbagai kabupaten/kota sudah mengagendakan program diklat berjenjang tingkat lanjutan hingga mahir bagi guru PAUD sebagai solusi mencapai norma prosedur standar penyelenggaraan lembaga PAUD. (Ant)

Lihat juga...