Posdaya Mitra Sari Tumbuhkan Kebersamaan dan Kepedulian

Editor: Mahadeva WS

Kepala Dusun Jatisari, Agus Purwadi - Foto Jatmika H Kusmargana

YOGYAKARTA – Keberadaan Posdaya Mitra Sari sejak 2014 lalu, mampu memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat dusun Jatisari, Playen, Gunungkidul.

Kepala Dusun Jatisari, Agus Purwadi menyebut, Posdaya Mitra Sari, tak hanya mampu menggerakkan dan memberdayakan warga sekitar melalui berbagai kegiatan, Posdaya Mitra Sari ternyata juga mampu menumbuhkan rasa kepedulian antar sesama warga dusun.

Sejak dibentuk oleh KKN UAD sekitar 3 tahun silam, Posdaya Mitra Sari telah mampu mengubah kultur masyarakat dusun Jatisari. Melalui berbagai program kegiatan yang dijalankan, Posdaya Mitra Sari mampu mendorong masyarakat untuk semakin peduli pasa sesama warga yang membutuhkan.

“Banyak sekali manfaat yang dirasakan sejak adanya Posdaya. Sebagai wadah semua kegiatan, Posdaya menjadi semacam tempat bagi para kader untuk bertukar pikiran. Tak hanya itu warga juga menjadi lebih guyub, dan giat bergotong-royong. Warga yang semula individu, kini juga mulai sadar akan pentingnya kebersamaan,” ujar Agus, Sabtu (24/3/2018).

Salah satu bukti nyata dari hal tersebut adalah adanya kegiatan pengumpulan dana bagi warga yang membutuhkan atau kurang mampu melalui program Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM). Lewat Program tersebut warga secara rutin mengumpulkan dana sukarela untuk membantu lansia, warga kurang mampu maupun penderita cacat atau penyandang disabilitas.

Setiap bulan dana sukarela dari warga yang masuk mencapai Rp500ribu. Dana itu diberikan untuk menyantuni warga lain yang membutuhkan. Termasuk memberikan beasiswa pada 20-an anak dari keluarga kurang mampu yang ada di dusun tersebut.

Tak hanya menumbuhkan kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan, keberadaan posdaya Mitra Sari juga membuat warga semakin perduli dengan lingkungan. Hal itu ditunjukkan dengan meningkatnya semangat dan kemauan warga untuk menjaga lingkungan dusun, dengan kegiatan kerja-bakti, maupun gotong-royong yang semakin kuat.

“Warga juga menjadi sadar akan pentingnya keberadaan kelompok dalam setiap kegiatan. Sehingga semua kegiatan baik itu di bidang pertanian atau peternakan, digerakan lewat kelompok. Kelompok inilah yang menjadi motor lahirnya berbagai inofasi program kegiatan,” tandasnya.

Di bidang ekonomi, warga melalui unit-unit kelompok yang ada membuat terobosan untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Diantaranya membuat pupuk herbal dan pestisida alami untuk pertanian, menggerakkan penanaman rumput Odot untuk peternakan, hingga melakukan gerakan jambanisasi dan perbaikan jalan di bidang lingkungan.

“Bekerja dengan pemerintah kita juga rutin menggelar pelatihan untuk petani, memberikan layanan terpadu kesehatan hewan ternak, hingga menghidupkan koperasi simpan pinjam untuk menyediakan modal usaha bagi warga,” katanya.

Agus sendiri berharap, berbagai kemajuan yang telah dicapai warga dusun Jatisari melalui Posdaya Mitra Sari tersebut dapat terus berlanjut. Sehingga pada akhirnya akan dapat mengentaskan kemiskinan di dusun Jatisari, Playen, Gunungkidul.

Lihat juga...