Kuota Penerima BPNT di Rejang Lebong 21.465 KPM
REJANG LEBONG – Kuota penerima program e-warung di Rejang Lebong, Bengkulu adalah 21.465 keluarga penerima manfaat (KPM). Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menyebutkan mencatat penerima tersebut tersebar secara merata di 15 kecamatan.
Kabid Sosial Dinsos dan PMD Rejang Lebong, Ario Tomi mengatakan, jumlah penerima program bantuan pangan non tunai (BPNT) tersebut tersebar di 156 desa dan kelurahan. Bantuan yang akan diberikan kepada keluarga tidak mampu di daerah tersebut nantinya dalam bentuk beras dan telur.
“Proses pencairannya satu KPM per bulannya akan mendapat voucer belanja senilai Rp110 ribu yang diterima dalam bentuk beras dan telur,” ungkap Ario, Senin (8/1/2018).
Kalangan warga yang akan menerima bantuan nantinya akan dilayani di sembilan warung yang dikelola oleh kelompok usaha bersama atau KUBE. Setiap outlet e-warung ini nantinya akan melayani 500-1.000 KPM. Dengan komposisi tersebut, setiap kecamatan yang belum memiliki e-warung bisa mengambil di ke kecamatan terdekat.
Program e-warung digulirkan pemerintah pusat seiring dengan adanya pengalihan program bantuan beras untuk masyarakat sejahtera (Rastra) ke BPNT yang rencananya di Rejang Lebong akan dimulai pada Februari 2018 mendatang. Pendistribusian BPNT di Rejang Lebong akan melalui sembilan e-warung.
Ario Tomio menyebut, saat ini sudah berdiri sembilan e-warung dan telah disetujui oleh Kementerian Sosial. e-Warung tersebut tersebar di Desa Kampung Melayu, Kecamatan Bermani Ulu, Desa Babakan Baru, Kecamatan Bermani Ulu Raya, Desa Sambirejo dan Karang Jaya di Kecamatan Selupu Rejang.
Kemudian Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Sindang Kelingi, Desa Duku Ulu, Kecamatan Curup Timur. Desa Air Merah, Kecamatan Curup Tengah. Desa Rimbo Recap, Kecamatan Curup Selatan dan Desa Tabarenah, Kecamatan Curup Utara.
“Sedangkan untuk kecamatan yang belum ada e-warungnya saat ini kami belum tahu tekhnis pembagiannya dan saat ini kami masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat,” ujarnya. (Ant)