Posdaya Bersolek Kembangkan Berbagai UMKM di Bunulrejo

MALANG — Bidang ekonomi menjadi salah satu fokus utama dari Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri) melalui program Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) untuk bisa dikembangkan dalam rangka pemberdayaan masyarakat.

Seperti Posdaya Bersolek yang merupakan binaan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Malangkucecwara yang terbentuk sejak tahun 2011. Hingga kini terus membangun sumber daya manusia sekaligus menumbuhkembangkan potensi-potensi dan jiwa kewirausahaan yang ada di masyarakat Kelurahan Bunulrejo agar lebih berkembang dan mempunyai nilai ekonomi.

Sekretaris Posdaya Bersolek, Erni Yulita menyebutkan, sesuai dengan salah satu tujuan dibentuknya, yakni memecahkan masalah kehidupan keluarga yang tertinggal sehingga secara ekonomi dapat terpenuhi kebutuhannya. Posdaya Bersolek telah membangun kerjasama dengan Koperasi Wanita (Wanita) Puspa Anggun untuk memberikan bantuan permodalan. Menurutnya, melalui bantuan permodalan tersebut diharapkan bisa mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di tengah-tengah masyarakat kelurahan Bunulrejo.

Yuke Retno Wahyuni (kanan) dan Erni Yulita (Kiri) bersama Lurah Bunulrejo (tengah)/Foto: Agus Nurchaliq

“Tercatat setidaknya ada lebih dari tujuh UMKM yang sudah berkembang di wilayah Kelurahan Bunulrejo,” jelasnya kepada Cendana News.

Macam UMKM tersebut yakni produksi tasbeh yang berada di wilayah Rw 16 dan telah diusulkan melalui dinas Koperasi dan UKM kota Malang untuk dijadikan sebagai sentra tasbeh. Selanjutnya ada produksi sari buah markisa di wilayah RW 13 yang saat ini juga telah bekerjasama dengan Badan Lingkungan Hidup kota Malang dan Dinas Kebersihan kota Malang. Dimana pada saat ada kunjungan tamu dari luar kota, sari buah Markisa bisa dijadikan sebagai oleh-oleh maupun untuk jamuan minum.

Kemudian di RW 14 terdapat produksi daur ulang yang saat ini sudah bekerjasama dengan Bank Sampah Malang (BSM) sehingga hasil produksinya bisa masuk dan dipasarkan melalui outlet BSM. Ada pula produksi ronce melati di wilayah Rw 15 yang sudah merekrut ibu-ibu yang ada di Rw tersebut sebagai tenaga kerjanya. Produksi lumpiah di RW 12 dan produksi sangkar burung di wilayah Rw 09.

“Selain itu masih ada beberapa produk lainnya yang akan kami kembangkan melalui posdaya yakni produksi sambal rujak, bakpia matahari, abon ayam, keripik talas dan pembuatan tas. Dari Rw 1-21 Insyaallah sektor ekonominya bisa diberdayakan semua,” terangnya.

Dari bidang ekonomi kami ingin adanya galeri untuk menampilkan sekaligus mempromosikan produk-produk unggulan dari posdaya Bersolek di kantor kelurahan, imbuhnya.

Sementara itu dikatakan ketua bidang kesehatan, Yuke Retno Wahyuni, bahwasannya selain di bidang ekonomi, Posdaya Bersolek juga telah melaksanakan kegiatan di bidang pendidikan yang meliputi Pos PAUD Cendekia dimana kegiatannya dilaksanakan di kantor kelurahan Bunul setiap hari Kamis, Jumat dan Sabtu. Kemudian ada juga Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA)

“Uniknya, di TPA ini yang menjadi Guru ngaji berasal dari pengurus posdaya dan warga setempat,” ucapnya.

Berbagai Produk dari Posdaya Bersolek/Foto: Agus Nurchaliq

Selanjutnya ada kejar paket A, B dan C yang dilaksanakan di kantor Kelurahan Bunulrejo atas kerjasama dengan Sanggar Kegiatan Belajar di bawah binaan Dinas Pendidikan kota Malang. Kemudian yang terakhir ada pendirian perpustakaan PKK di kelurahan dan telah mendapatkan bantuan 1.000 buku dari Provinsi Jawa Timur.

“Melalui upaya-upaya tersebut diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan warga kelurahan Bunulrejo,” pungkasnya.

Lihat juga...