Pengurus Baru KUD Suluh Sejahtera Mandiri Berharap Ada Pelatihan Intensif Berkelanjutan

Editor: Koko Triarko

MALANG – KUD Suluh Sejahtera Mandiri mengharapkan adanya pelatihan serta pendampingan secara berkelanjutan bagi seluruh pengurus koperasi, yang merupakan motor penggerak program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) di desa Kedungkandang, Malang, Jawa Timur. 

Pendampingan ini diperlukan sebagai upaya meng-upgrade kualitas SDM maupun skill pengurus koperasi, baik itu dalam bidang perkoperasian, manajemen, keuangan, kredit, dan sebagainya, sehingga diharapkan mampu mengelola koperasi menjadi lebih baik.

Manajer Usaha KUD Suluh Sejahtera Mandiri, Siti Mutamimatul Ula, SPd, mengatakan banyaknya persoalan yang terjadi sejak beberapa tahun terakhir, telah mengakibatkan perubahan komposisi kepengurusan KUD Suluh Sejahtera Mandiri secara signifikan. Sejumlah posisi harus ditinggalkan pengurus lama dan diisi dengan yang baru.

Manajer Usaha KUD Suluh Sejahtera Mandiri, Siti Mutamimatul Ula, SPd. –Dok

“Mayoritas pengurus sekarang ini, termasuk saya, merupakan orang baru. Sehingga belum begitu memahami seluk beluk perkoperasian, serta belum memiliki banyak pengalaman. Karena itu, kita berharap adanya pelatihan maupun pendampingan secara intensif dan berkelanjutan dari pihak yayasan,” ungkapnya.

Ula sendiri mengakui selama ini Yayasan Damandiri selaku pembina telah menggelar sejumlah pelatihan maupun pendampingan bagi pengurus KUD Suluh Sejahtera Mandiri Kedungkandang.

Namun, ia menyebut hal itu dirasa belum cukup untuk mampu meningkatkan kualitas SDM Koperasi dengan cepat, sehingga dibutuhkan percepatan untuk bisa mengangkat performa serta membenahi kondisi koperasi yang ada.

Sebagaimana diketahui, KUD Suluh Sejahtera Mandiri merupakan Koperasi binaan Yayasan Damandiri di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Kedungkandang, Malang, Jawa Timur.

Sejak didirikan tahun 2018 silam, koperasi ini telah banyak berkontribusi dalam membantu dan memberdayakan warga desa baik di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, sosial maupun ekonomi.

Selain memberikan akses permodalan bagi ribuan pelaku usaha mikro melalui unit simpan pinjam Modal Kita, KUD Suluh Sejahtera Mandiri juga tercatat telah berkontribusi meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Baik itu dengan program bedah rumah, lantainisasi, jambanisai, penyaluran bantuan PAUD, posyandu balita hingga pendirian taman bacaan dsb.

Namun akibat pandemi Covid-19 sejak dua tahun terakhir, unit usaha Modal Kita KUD Suluh Sejahtera Mandiri harus mengalami tantangan berat.

Selain banyak anggota nasabah yang menunggak, sejumlah pengurus di tingkat kelompok juga diketahui beberapa bermasalah. Sehingga mengakibatkan koperasi merugi dan kurang bisa menjalankan roda perkoperasian sebagaimna mestinya.

“Meski dengan segala keterbatasan yang ada, kita pengurus baru tetap bertekad untuk bisa mengatasi persoalan ini dengan sebaik-baiknya. Kita ingin agar koperasi ini bisa bangkit lagi, dan mampu memberikan manfaat sebanyak-banyaknya bagi warga desa. Karena itu kita butuh dukungan penuh dari semua pihak,” ungkapnya.

Lihat juga...