MUKOMUKO — Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, sejak beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah bangunan rumah warga Desa Pulau Makmur kembali tergenang banjir.
“Sedikitnya lima bangunan rumah warga yang berada di daratan rendah di desa ini yang parah tergenang banjir. Genangan banjir itu masuk ke dalam rumah warga,” kata Kepala Desa Pulau Makmur, Ramli, di Mukomuko, Minggu (10/9/2017).
Ia mememastikan, bangunan rumah warga setempat yang tergenang banjir itu bukan berasal dari luapan Sungai Batang Muar, tetapi dari air hujan yang mengalir tidak lancar melewati saluran air di wilayah itu.
Namun, katanya, genangan banjir yang merendam sejumlah rumah warga tersebut tidak berlangsung lama. Genangan banjir tersebut mulai surat saat hujan berhenti.
“Rumah warga tergenang banjir saat musim hujan,” ujarnya.
Menurutnya, sejumlah bangunan rumah warga setempat sering tergenang banjir karena tidak adanya saluran pembuangan air di pemukiman warga setempat.
Sehingga, katanya, hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut meninggalkan genangan banjir di sejumlah titik di pemukiman warga setempat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mukomuko, Ramdani menyatakan, sampai sekarang instansinya belum menerima laporan dari warga terkait bangunan rumah yang terendam banjir.
Kendati demikian, ia memastikan, saat musim hujan sekarang ini belum ada air sungai di daerah itu yang meluap kemudian merendam rumah warga setempat.
“Kalau memang ada sebagian bangunan rumah warga setempat yang terendam banjir berasal dari air hujan,” ujarnya.[Ant]