Menengok Keelokan Pantai Spellot Malang

MALANG — Selama ini Kabupaten Malang khususnya wilayah Malang Selatan memang terkenal akan wisata pantainya yang memiliki keindahan yang tidak kalah dengan pantai-pantai yang ada di Bali. Di daerah ini terdapat cukup banyak deretan pantai yang siap memanjakan mata setiap wisatawan yang datang.

Kali ini Cendana News berkesempatan mengunjungi pantai Spellot yang berlokasi di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Dari kota Malang, untuk bisa sampai ke lokasi pantai Spellot memakan waktu kurang lebih tiga jam perjalanan yang dapat di tempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Meskipun kondisi jalan terbilang baik, namun akses jalan menuju pantai tidak terlalu lebar dan berkelok-kelok sehingga akan lebih baik jika ditempuh dengan kendaraan roda dua untuk mengurangi resiko kecelakaan.

Air Terjun Wedi Putih/Foto: Agus N

Pantai Spellot merupakan salah satu pantai di Malang Selatan yang mempunyai pemandangan alam yang sangat mempesona dan di kelilingi tebing-tebing kapur. Tidak hanya dimanjakan dengan keindahan pantainya, di kawasan pantai Spellot wisatawan juga bisa menikmati keindahan air terjun Wedi Putih yang dapat ditempuh dengan memanfaatkan jasa perahu para nelayan dengan biaya 50 ribu Rupiah per orang.

Selain dapat mengeksplore keindahan pemandangan pantai dengan menggunakan kamera, wisatawan juga bisa memanfaatkan area pasir pantai berwarna kecoklatan yang cukup luas untuk mendirikan tenda.

Rengga, salah satu pengunjung dari kota Malang mengaku takjub dengan keindahan yang ada di pantai Spellot. Menurutnya, di pantai tersebut ia bisa menyalurkan hasrat fotografinya.

“Meskipun lokasinya lumayan jauh dari kota Malang, tapi di pantai ini saya bisa mendokumentasikan semua keindahan pantai yang saya inginkan,” ujarnya.

Suasana pantai Spellot/Foto: Agus N

Sementara itu kepala Desa Pujiharjo, Hendik Arso, mengaku sebenarnya pantai Spellot sudah sejak lama dijadikan tempat wisata meskipun pada saat itu belum dikelola secara maksimal.

“Baru pada awal tahu 2015 kita coba kelola dengan memaksimalkan potensi yang ada,” jelasnya.

Menurutnya saat ini pantai Spellot juga akan dijadikan sebagai tempat wisata edukasi. Dimana para wisatawan tidak hanya bisa menikmati keindahan pantai Spellot saja, tetapi juga bisa mengikuti aktivitas keseharian warga sekitar yang kebanyakan berprofesi sebagai petani dan nelayan.

“Wisatawan nanti bisa menginap di rumah-rumah warga untuk mengikuti rutinitas warga,” terangnya.

Di rumah warga, mereka mendapatkan fasilitas makan tiga kali. Kemudian pada pagi harinya mereka akan diajak berkebun di kebun kopi dan pisang dengan durasi kurang lebih tiga jam. Selanjutnya mereka juga akan diajak berkeliling pantai Spellot dan air terjun Wedi Putih menggunakan perahu nelayan. Bagi mereka yang gemar memancing juga akan di ajak ke tempat-tempat pemancingan.

“Kemudian pada sore atau malam harinya kita adakan acara perpisahan dengan membuat api unggun dan bakar ikan,” ucapnya.

Suasana pantai Spellot/Foto: Agus N

Untuk bisa merasakan keseruan wisata edukasi di pantai Spellot, wisatawan cukup membayar biaya 150 ribu per orang.

“Terserah mereka mau bawa rombongan berapa orang, yang jelas semakin banyak rombongannya semakin banyak pula fasilitas yang kita berikan,” pungkasnya.

Lihat juga...