KUPANG – Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Nusa Cendana (Undana) mengirimkan 50 mahasiswa untuk memeriksa kesehatan sejumlah hewan kurban di sejumlah mesjid di Kupang saat perayaan Idul Adha 1438 Hijriah.
“Tahun lalu kami sudah sempat kirimkan sejumlah dokter hewan serta calon dokter hewan ke sejumlah mesjid di Kota Kupang yang melakukan penyembelihan hewan Kurban. Dan untuk tahun ini ada 60 titik yang kami sebar,” kata Rektor Undana, Prof. Ir Fredrik L Benu di Mesjid Al-Ikhlas Kupang, Jumat.
Hal ini disampaikan usai bersama Wakil Gubernur NTT, Benny Litelnoni, menyerahkan seekor sapi hadiah dari Presiden Joko Widodo di Mesjid Al-Fatah Kampung Solor.
Ia menjelaskan, pihaknya sengaja mengutus sejumlah mahasiswa dan dokter hewan ke sejumlah lokasi penyembelihan hewan kurban karena Undana sendiri merasa perlu untuk menjembatani ilmu pengetahuan dan teknologi yang sudah dikuasai oleh mahasiswa serta sejumlah alumni.
“Kebetulan saat ini ada penyembelihan hewan kurban, maka ini momentum yang dapat digunakan oleh para calon dokter hewan serta dokternya untuk mempraktikkan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dari data yang diperoleh Fakultas Kedokteran Hewan Undana ada kurang lebih 540 ekor sapi yang disembelih serta 1.400 ekor kambing di 60 mesjid di Kota Kupang.
Menurutnya dengan jumlah tersebut maka diperlukan kesiap-siagaan dari para dokter hewan untuk memastikan bahwa sejumlah hewan kurban tersebut layak untuk dikonsumsi.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Undana, drh. Max Sanam, mengatakan, bahwa untuk mengecek kesehatan hewan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Peternakan Kota Kupang untuk memeriksa kesehatan sejumlah hewan, baik sebelum dipotong dan sesudah dipotong.
“Jadi untuk pemeriksaan kesehatan hewan ada dua kali. Yakni sebelum dan sesudah pemotongan. Sebelumnya dilakukan pada Kamis (31/8). Kemudian untuk pasca pemotongan dilakukan hari ini untuk memeriksa kemungkinan ditemukan adanya hal-hal yang mengganggu kesehatan hewan kurban,” ujarnya.
Sejauh pemeriksaan yang dilakukan, lanjutnya, belum ditemukan adanya hewan kurban yang tidak layak untuk dipotong atau dikonsumsi setelah dipotong.
Dalam kesempatan tersebut Undana juga menyerahkan seekor sapi kurban kepada umat muslim di Kelurahan Bonipoi, Kota Kupang. (Ant)