Menristekdikti Mohamad Nasir Salat Idul Adha di Masjid Kampus UI

DEPOK – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI, Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak, melaksanakan salat Idul Adha 1438 H bersama civitas akademika Universitas Indonesia (UI) Depok, Jawa Barat, dan warga sekitar kampus di Masjid Ukhuwah Islamiyah, Jumat (1/9/2017), pagi.

Dalam kesempatan tersebut, Mohamad Nasir menyampaikan Khutbah Idul Adha bertajuk “Haji dan Qurban Serta Perannya dalam Menjaga Ukhuwah dan Kemajuan Indonesia” lebih kurang sekira 25 menit seusai salat Idul Adha pukul 06.55 WIB dengan imam salat mahasiswa FIB UI 2017, Syamsuri Firdaus, Qari Internasional pada MTQ Internasional di Singapura pada 2012.

Ketua Masjid Ukhuwah Islamiyah UI, Dr. Abdul Muta’ali, MA., MIP, mengatakan, dirinya sempat berkomunikasi dengan staf khusus Menristekdikti pada H-7 untuk mengundang Menristekdikti Mohamad Nasir sebagai khatib Idul Adha di kampus UI.

“Terima kasih kepada Pak Menteri yang telah hadir di kampus UI sekaligus sebagai khatib salat Idul Adha. Beliau ini sangat dahsyat, humble. Kami mengundang beliau lewat staf khusus melalui WA. Karena apa beliau itu saya sebut santri, santri itu humble. Tidak mungkin sebagai santri tidak bersedia untuk menjadi khatib. Beliau itu kan santri, naskahnya yang diberikan ke panitia itu tidak terlalu panjang. Karena memang dalam khutbah Idul Adha, hanya memberikan tausiyah,” ujarnya.

Menristekdikti Mohamad Nasir bersama Rektor UI Muhammad Anis menyalami jamaah salat Idul Adha/Foto: Makmun Hidayat

Dari penelurusan Cendana News, diketahui, Mohamad Nasir dibesarkan dari keluarga santri di sebuah kampung di Ngawi. Usai lulus SD ia langsung belajar di pesantren. Sekitar empat sampai lima tahunan.

Hingga sudah menjadi guru besar, Mohamad Nasir tetap ingin menjadi santri. Wajar bila kemudian, Nasir oleh banyak kalangan disebut sebagai profesor yang santri atau santri yang profesor, khususnya di kampus Undip, Semarang, Jawa Tengah.

Sementara itu, terkait jumlah kurban yang telah masuk ke panitia, Abdul Muta’ali mengatakan, pada Idul Adha tahun ini, kampus UI berkurban 32 ekor kambing dan 10 ekor sapi. Yang menarik, tahun ini rektorat memberikan 3 ekor sapi. Biasanya 2 ekor. Ia juga berharap pada Idul Adha mendatang bisa meningkat 4 ekor di 2018, 5 ekor di 2019.

“Mudah-mudahan UI menjadi semakin lebih berkah dan salat Idul Adha di masjid UI ini juga menjadi berkah dan berkesan,” tutupnya.

Sampai saat ini, panitia kurban masjid UI juga masih menerima hewan kurban hingga waktu Isya, nanti malam. Untuk penyembelihan hewan kurban dilaksanakan pada hari Sabtu (2/9/2017).

Lihat juga...