Rayakan Idul Adha, Pemprov DKI Bagikan Daging Siap Saji
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menggelar dapur kurban dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha 1440 H pada 12 Agustus.
Pemprov membagikan sekitar 5.000 boks makanan siap saji dari olahan daging kurban, hasil masakan chef hotel berbintang dari enam hotel di Jakarta yang sudah melakukan kerja sama untuk dibagikan ke masyarakat.
“Tahun ini daging kurban tidak dibagi mentah tapi dibagikan sebagai daging yang siap saji. Dan yang memasak adalah dari para chef hotel-hotel berbintang. Jadi karena itu ada hotel-hotel, chef merekalah yang akan memasak insyallah rasanya enak,” ucap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2019).
Dia mengatakan penyelenggaraan tahun ini, dapur kurban ini dinilai istimewa. Apabila tahun sebelumnya dibagikan mentah, namun tahun ini daging kurban juga dibagikan matang kepada warga yang berada di perkampungan kumuh.
“Dapur Kurban ini dikhususkan bagi masyarakat di perkampungan kumuh dan masyarakat tidak mampu lainnya dengan memberikan bukan lagi daging kurban mentah. Nantinya hidangan daging olahan bergizi siap santap yang diolah oleh para Chef Hotel Bintang 5 serta prosesnya mengikuti standar yang ditentukan oleh Asosiasi Profesi Keamanan Pangan Indonesia,” kata Anies.
Menurut mantan Mendikbud itu, selain karena berpengalaman dalam pengolahan masakan, pelibatan para chef hotel tersebut diharapkan dapat membawa pengalaman istimewa bagi para penerima daging kurban.
Melalui program ini, masyarakat bisa merasakan cita rasa masakan hotel berbintang. Adapun Asosiasi Profesi Keamanan Pangan Indonesia juga terlibat.
“Jadi pesannya adalah bukan mentah tapi daging siap olah, bisa dipakai dalam jangka yang lebih panjang, karena itulah melibatkan asosiasi profesi keamanan pangan untuk menjamin mutun. Ini sebuah kolaborasi dan akan banyak yang merasakan manfaatnya,” kata Anies.
Dia berharap, program ini dapat membawa pengalaman istimewa bagi para penerima daging kurban agar mereka merasakan cita rasa masakan hotel berbintang.
“Biasanya chef-chef ini hasil racikannya tidak diragukan nikmatnya dan mungkin hanya dinikmati kalangan atas. Namun kini, chef dari hotel berbintang tapi yang merasakan saudara kita kondisi sosial ekonominya di bawah,” terangnya.
Anies mengatakan pendistribusiannya akan menggunakan wadah ramah lingkungan.
“Tak pakai plastik tapi pakai besek bambu dengan daun pisang. Sehingga lebih berjangka panjang dan ramah lingkungan,” ujarnya.
Paket makanan ini akan diberikan kepada 9 kelurahan di 5 Wilayah Kota dan Warga di RW tertentu di Kepulauan Seribu, serta Yayasan, Masjid, dan Panti Asuhan berupa hewan kurban dan kornet atau rendang kalengan.
Kegiatan ini dilaksanakan pada 6 (enam) titik lokasi yaitu di Hotel Borobudur, Hotel Shangri La, Hotel Dharmawangsa, Hotel Aston Pluit, Hotel Grand Cempaka, dan Lapangan dekat Lenggang Jakarta Monas yang akan dilaksanakan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT).
Pemprov DKI dalam menjalankan program ‘Dapur Kurban’ ini bekerja sama dengan berbagai pihak di antaranya ACT, Rumah Zakat, Hotel Borobudur, Hotel Dharmawangsa, Hotel Shangri La, dan Hotel Pluit juga Asosiasi Profesi Keamanan Pangan Indonesia.