Malaria dan ISPA Dominan di Raja Ampat Papua Barat

SORONG — Penyakit malaria dan infeksi saluran pernapasan akut dominan di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, terutama kampung-kampung yang jauh dari ibu kota kabupaten.

Kepala Dinas Kesehatan Raja Ampat Ferdinand Rumsowek di Sorong, Minggu (6/8/2017), mengatakan, pihaknya tidak ada data rinci, namun dapat dipastikan malaria dan infeksi saluran pernapasan akut (ispa) banyak diderita warga di Kabupaten Raja Ampat.

Dia mengatakan, berbagai upaya sudah dilakukan oleh Dinas Kesehatan guna mencegah dan mengurangi jumlah penderita penyakit dominan tersebut.

“Kami telah menempati tenaga medis di kampung-kampung untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat meskipun belum merata di seluruh kabupaten Raja Ampat,” katanya.

Selain itu, kata dia, dinas juga gencar melakukan sosialisasi hidup sehat dan bersih kepada masyarakat di kampung-kampung sehingga dapat terhindar dari berbagai jenis penyakit.

Misalnya, malaria, penyebab utamanya adalah nyamuk dan apabila masyarakat mengutamakan kebersihan lingkungan bebas dari nyamuk otomatis masyarakat akan terhindar dari penyakit malaria.

Ia menyampaikan, pihaknya sedang melakukan inventaris seluruh tenaga medis baik pegawai tetap maupun Honor di Kabupaten Raja Ampat untuk ditempati di kampung-kampung yang belum ada tenaga medis, agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan lancar.

Di setiap distrik Kabupaten Kabupaten Raja Ampat sudah ada tenaga dokter dan medis untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sedangkan di tingkat kampung tenaga medis belum merata artinya masih ada kampung yang belum ada tenaga medis untuk melayani masyarakat,” ungkap dia.[Ant]

Lihat juga...