Jembatan Muara Teweh Ditarget Berfungsi 2018

MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menargetkan jembatan Muara Teweh – Jingah di Kecamatan Teweh Baru senilai Rp85 miliar akan berfungsi pada awal 2018.

“Pembangunan jembatan Muara Teweh-Jingah itu tahun ini dalam tahap penyelesaian dan diharapkan sudah bisa dimanfaatkan awal tahun depan,” kata Bupati Barito Utara, Nadalsyah saat melakukan pengecekan jembatan tersebut di Muara Teweh, Selasa (8/8/2017).

Menurut Nadalsyah, sesuai rencana pembangunan jembatan ini akan rampung secepatnya pada akhir 2017. Namun, karena terkendala cuaca bahkan dua kali banjir di Kota Muara Teweh, sehingga terjadi kendala dalam pelaksanaan di lapangan.

Namun, sesuai dengan informasi dari kontraktor, kata Nadalsyah, bila tidak ada halangan pada Senin, 14 Agustus 2017, akan dilanjutkan pengecoran fondasi jembatan. “Saya minta kontraktor untuk melakukan pergeseran oprit timbunan tanah atau urungan yang menghubungkan perkerasan jembatan dengan kontruksi jembatan, namun pergeseran ini idak mengubah desain awal dan kekuatan beban jembatan. Pergeseran ini bertujuan agar pintu utama masuk dari dan ke jembatan tidak mengganggu aktivitas penguna jalan lain yang akan melintasi jalan Panglima Batur,” katanya.

Nadalsyah mengatakan, jembatan ini untuk meningkatkan serta memperlancar akses dan mobilitas penduduk antara dua wilayah yang selama ini dipisahkan oleh Sungai Barito. Pembangunan jembatan berkonstruksi rangka baja dan beton dengan bentang keseluruhan 418,21 meter, lebar 5 meter serta bentang tengah jembatan sepanjang 120 meter itu dikerjakan menggunakan proyek kontrak tahun jamak (multi years) 2015 – 2017.

“Dengan adanya jembatan ini nantinya akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menjadikan ekonomi Kabupaten Barito Utara dapat terintegrasi sebagai satu kesatuan yang utuh,” katanya.

Jembatan ini juga akan terkoneksi dengan kawasan Islamic Center atau pusat kegiatan Islam Haji Muhammad Sidik di Kelurahan Jingah dan Jambu Kecamatan Teweh Baru yang juga dapat difungsikan pada 2018. (Ant)

Lihat juga...