BI: Teknologi Digital Mengubah Perilaku Kehidupan
JAKARTA — Berdasarkan data yang disampaikan Bank Indonesia (BI), hingga 2015, lalu lintas data informasi digital dunia atau secara global diperkirakan mencapai 1,2 juta Terra Byte (TB). Hal tersebut salah satunya dipicu penggunaan media sosial yang bisa diakses melalui perangkat atau gadget.
Bank Indonesia menyebutkan bahwa hingga 2013, tercatat ada 1,8 miliar pengguna aktif melalui jejaring sosial atau media sosial. Sedangkan hingga 2016 bertambah menjadi 2,8 miliar pengguna aktif media sosial. Aktivitas media sosial dan layanan digital telah mendorong terciptanya data baru secara masif.
Jumlah data dari tahun ke tahun yang dihasilkan semakin membesar, sangat bervariasai, kemudian proses data informasi dan komunikasi yang dihasilkan juga sangat cepat.
Sehingga perkembangan data komunikasi dan informasi tersebut belakangan dikenal luas dengan sebutan “Big Data” atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan sebutan data besar.
“Saat ini kita bisa saling sharing atau bertukar informasi dan juga sekaligus bisa melakukan analisa yang mendalam terkait dengan Big Data tersebut, yaitu dengan cara melakukan advance analytic. Sehingga data tersebut bisa digunakan untuk keperluan yang lebih produktif, fenomena terobosan teknologi tersebut dapat mengubah perilaku kehidupan masyarakat” jelas Gubernur Bank Indonesia, Agus Dermawan Wintarto Martowardojo di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (9/8/2017).
Agus Martowardojo menambahkan bahwa dengan semakin banyaknya media sosial tanpa disadari telah mengubah cara masyarakat dalam berkomunikasi dan berinteraksi.
Maraknya belanja dengan menggunakan sistem online dalam beberapa tahun terakhir telah menggeser perilaku masyarakat yang seelumnya harus datang ke pusat-pusat perbelanjaan atau mal.
Metode penyimpanan data dengan sistem cloud computing atau penyimpanan data komputer otomatis telah mengubah penyimpanan data yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara konvensional menuju kepada sistem teknologi peyimpanan data yang lebih canggih. Terobosan teknologi ini lah yang belakangan menjadi motor penggerak utama teknologi.
Perkembangan revolusi teknologi informasi dan komunikasi digtal yang begitu cepat memang tidak bisa dibendung atau dihindari, di mana hal tersebut juga telah melanda negara Indonesia.
Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan perusahaan baru (start up) yang berbasis teknologi digital di Indonesia telah berkembang sangat luar biasa cepat.
Kehadiran perdagangan barang dan jasa yang moderen atau yang telah memanfaatkan kemajuan teknologi digital atau e-Commerce dalam beberapa tahun terakhir juga semakin berkembang sangat pesat.
Saat ini bisa dibilang hampir semua aktivitas penjualan barang maupun penyedia jasa yang ditawarkan kepada konsumen sekarang ini dapat dilakukan dengan cara berbelanja secara online.