Uniga Sosialisasikan Manfaat Vertiminaponik bagi Masyarakat

BANDUNG – Fakultas Pertanian Universitas Garut (Uniga) mensosialisasikan manfaat vertiminaponik kepada masyarakat perkampungan di Desa Cidatar, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat terhadap sayur-sayuran.

“Sistem vertiminaponik sangat bisa diadaptasi oleh seluruh kalangan, karena vertiminaponik lebih mamanfaatkan pekarangan rumah dengan lahan yang ada,” kata dosen dari Fakultas Pertanian Uniga, Isna Tustiyani kepada wartawan di Garut, Minggu.

Ia menuturkan, masyarakat butuh pemahaman tentang pemanfaatan tanaman di pekarangan rumah agar memiliki nilai ekonomis yang dapat mengurangi beban biaya hidup rumah tangga.

Ia menjelaskan, sistem vertiminaponik merupakan gabungan antara budidaya sayuran dan ikan dalam satu tempat pengelolaan lahan yang terbatas.

“Jenis sayur yang dapat dikembangkan seperti kangkung, sawi, salad dan bayam serta bawang daun,” katanya.

Ia menyampaikan, terdapat keunggulan dalam pemanfaatan sistem tersebut antara lain hemat air, lahan, media tanam, pengelolaan secara organik, dan air menjadi kaya oksigen.

Sistem kerja vertiminaponik, lanjut dia, mengalirkan air secara terus menerus menggunakan pompa dari kolam ikan sebagai penyiraman dan suplai hara bagi tanaman sayuran.

“Dengan sistem vertiminaponik dapat menghasilkan sayuran dan ikan yang cukup banyak,” katanya.

Ia berharap, pemanfaatan penanaman sayuran dan budidaya ikan tersebut dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat dalam menghemat pengeluaran dana rumah tangga.

“Manfaatnya dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga jadi hemat pengeluaran,” katanya.

Sosisalisasi tersebut digelar dalam rangkaian Iptek bagi masyarakat yang didukung oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Selanjutnya partisipasi dari masyarakat dan SMA Negeri 16 Garut dalam pembuatan dan pemantauan pelaksanaan sistem vertiminaponik.

Kepala Desa Cidatar, Amun Sunjana mengatakan, sosialisasi sistem vertiminaponik memberikan manfaat bagi masyarakat dalam mengoptimalkan pekarangan rumah.

“Kami berterima kasih kegiatan yang dilakukan dosen Fakultas Pertanian Universitas Garut dalam memberikan ilmu pengetahuan dan keterampilan untuk masyarakat,” katanya. (Ant)


Lihat juga...