Pemkab Balangan Kembangkan Perikanan Melalui Sekolah

PARINGEN — Pemerintah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, terus berupaya mengembangkan sektor perikanan melalui Sekolah Menengan Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri (SMK PPN) Paringin.

Kepala SMK PPN Paringin, Syahruddin di Banjarmasin, Jumat mengatakan, kini sebanyak 15 siswa kelas XII dinyatakan lulus pada uji kompetensi bidang perikanan yang diselenggarakan oleh Tempat Uji Kompetensi (TUK) Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kalsel dan mendapatkan sertifikat keahlian bidang perikanan.

Sertifikat keahlian tersebut, selain berlaku di regional, regional, dan internasional.

Masa berlaku sertifikat keahlian ini empat tahun, terhitung sejak SK ini diserahkan.

“Dengan demikian, lulusan SMK PPN Paringin siap untuk memasuki dunia kerja sesuai dengan sertifikat kompetensi kerja yang mereka miliki,” jelasnya.

Dengan sertifikat tersebut, tambah dia, para siswa sudah mampu bersaing untuk memasuki bursa kerja di bidang perikanan, sesuai dengan keahlian khusus yang telah mereka dapatkan.

Tak hanya itu, tambah dia, para siswa juga punya bekal untuk bersaing di era global karena sertifikat ini bisa digunakan untuk mencari pekerjaan baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Disebutkan, kompetensi yang diujikan kepada siswa saat itu adalah melakukan pembenihan ikan (fish seeding), melakukan pengendalian hama penyakit ikan (pest and disease fish) dan mengkultur pakan alami (culturing the natural feed), pungkasnya.

Melalui program tersebut, tambah dia, para alumni SMK PPN nantinya, juga akan mampu menjadi pelopor bagi pengembangan sektor perikanan di daerah.

“Ini membuktikan semakin meningkatnya SDM daerah, melalui pengembangan pendidikan yang mampu di implimentasikan pada peningkatan produktivitas rakyat dan daya saing, sehingga masyarakat Balangan bisa maju dan bangkit di dunia kerja baik tingkat lokal/nasional maupun international,” katanya.

Program tersebut, tambah dia, selaras dengan butir keenam dari Nawa Cita, yaitu meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional, sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya.

Diharapkan program tersebut akan mampu meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional, dimulai dari bidang pendidikan, dengan menciptakan sumber daya manusia yang andal dan terampil sehingga meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan (Ant).

Lihat juga...