Pemda Tak Usah Takut Anggarkan Dana Bangun Fasilitas Olahraga
ENDE – Pemerintah kabupaten dan kota di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diminta untuk tidak takut menganggarkan dana untuk membangun fasilitas olahraga termasuk stadion sepak bola yang berstandar nasional sebab semuanya demi kepentingan masyarakat.
Demikian disampaikan Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya terkait momen pertandingan El Tari Memorial Cup (ETMC) di stadion Marilonga Ende. Pertandingan tersebut memang sempat diwarnai kericuhan tersebab penonton yang susah mengakses masuk stadion.
Dikatakan Lebu Raya, stadion Marilonga Ende sudah sesuai standar nasional namun daya tampungnya hanya 10 ribu orang saja sehingga dirinya meminta maaf karena banyak penonton yang terpaksa tidak diijinkan masuk karena kapasitasnya terbatas.
“Kita harus membangun stadion olahraga yang memiliki daya tamping besar sehingga saya minta agara para bupati dan walikota agar jangan ragu-ragu menganggarkan dana bangun fasilitas olahrga,” pesannya.
Ditegaskan Lebu Raya, membangun fasilitas olahraga juga penting agar daerah bisa menghasilkan atlet-atlet yang bisa mengaharumkan nama daerah dan provinsi NTT di level nasional dan dunia.
Mantan wakil gubernur NTT ini juga menjelaskan bahwa piala El Tari dibuat untuk mengenang jasa El Tari yang berjasa memajukan sepak bola NTT sehingga piala tersebut terbuat dari kayu Cendana dan dilapisi emas satu kilogram serta terdapat gambar almarhum El Tari dan peta provinsi NTT.
“Kita membuat piala bermartabat agar tim yang meraihnya merasa terhormat dan terpacu mengukir prestasi,” ungkapnya.
Lebu Raya juga berpesan agar tim yang bertanding sportif, yang menang harus menang terhormat dan yang kalah harus kalah bermartabat sebab sepak bola mengajarkan orang untuk tidak patah semangat dan terus berjuang meraih prestasi.
“Sepak bola mengajarkan kita untuk terus berjuang sehingga kalau jatuh maka harus bangkit kembali agar bisa meraih prestasi sebab itu merupakan semangat dalam olahraga,” ungkapnya.
Sementara itu bupati Ende Marsel Y.W. Petu dalam sambutannya meminta maaf bila ada kekurangan yang terjadi selama event El Tari Memorial Cup pada Sabtu malam dan sebagai tuan rumah pihaknya merasa bangga bisa menyelenggarakan event ini.
Kabupaten Ende sebutnya sejak 18 tahun baru kembali menjadi tuan rumah kembali dan saat menjadi tuan rumah tersebut tim Perse Ende meraih juara sehingga harapan yang sama akan berulang tahun 2017 ini.
“Tidak berlebihan kalau tahun 2017 ini sebagai tuan rumah kami berharap bisa kembali membawa piala El Tari Memorial Cup dan sebagai tuan rumah kami ingin memberikan yang terbaik bagi para tim yang berpartisipasi,” ujarnya.
Berbagai upaya dilakukan kabupaten Ende terang Marsel termasuk dengan membangun stadion Marilonga sehingga bisa dipakai bertanding saat malam hari dan menjadi satu-satunya stadion di NTT yang bisa menggelar pertandingan malam hari.
“Ke depannya kami ingin merenovasi kembali stadion ini agar kapasitasnya bisa lebih banyak sehingga semua penonton bisa tertampung dan merrasa nyaman menonton pertandingan sepak bola,” pungkasnya.