Empat Negara Eropa Lirik Investasi di Sumbar
PADANG — Hasil jemput bola yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ke sejumlah negara, membuahkan hasil. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbar, Maswar Dedi mengatakan, diperkirakan akhir bulan Juli ini, rombongan investor Eropa yang datang ke Sumbar.
“Dari hasil kunjungan kita tim investasi dari Pemprov Sumbar kebeberapa negara Eropa. Kita mendapatkan informasi bahwa beberapa negara telah mengajukan ingin berinvestasi di Sumbar,” ujar katanya, Selasa (25/7/2017).
Ia menambahkan, dari negara Eropa yang mengajukan untuk berinvestasi ke Sumbar yakni Norwegia. Mereka akan datang ke Indonesia pada 30 Juli-2 Agustus, kemungkinan berada di Jakarta terlebih dahulu. Lalu, pada 4 Agustus mereka bakal ada di Padang untuk menjajaki beberapa kerjasama.
“Negara Norwegia tersebut ingin menjajaki pada bidang ekspor lobster, pengadaan ikan baragundi. Budidaya ini akan dikembangkan di Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan,” ungkapnya.
Menurutnya, untuk meningkatkan investasi pada bidang tersebut. Maka, investor dari Norwegia juga akan mengajak beberapa pengusaha dari Norwegia, dan, saat ini DPMPTSP Sumbar tengah menindaklanjuti hal tersebut.
Tidak hanya dari Norwegia, namun juga ada datang dari Inggris. Dimana mereka berminta pada bidang energi terbarukan. “Saat ini kami tengah menjajaki media dengan beberapa perusahaan untuk menjalin kerjasama terkait dengan investor asal Inggris ini,” katanya.
Sedangkan, untuk investor dari Belarussia sudah tiga kali datang ke Sumbar untuk menjajaki berinvestasi di Sumbar. Untuk itu DPMPTSP Sumbar mengarahkan mereka ke Pessel dan Mentawai.
“Investor Belarusia itu ingin membangun pembagnkit listrik tenaga angin dan resort terintegrasi. Sehingga, kita arahakan kesana Pessel dan Mentawai,” tandasnya.
Kemudian, Belgia mereka lebih ke sektor perdagangan yakni perkebunan. Sebab, disana merupakan wilayah pengumpul kopi terbesar. Sehingga, meminta ekspor kopi dari Sumbar.
“Jadi, kita akan koordinasikan dengan instansi terkait perihal dari minat Belgia ini untuk ekspor kopi dari Sumbar,” tuturnya.
Dedi menambahkan, bahwa tidak menutup kemungkinan selain beberapa negara dari eropa tersebut. Ada beberapa investor negara belahan dunia lain yang ingin berinvestasi di Sumbar.
“Untuk itu, DPMPTSP Sumbar menawarkan beberapa invetasi yang bakal ditawarkan sehingga dapat dijajaki oleh para investor diantaranya, pariwisata, energi terbarukan, perikanan dan perdagangan,” tegasnya.
Di tempat terpisah, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyatakan, Pemprov Sumbar membuka kesempatan bagi berbagai pihak untuk berinvestasi di daerah Sumbar sebagai untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
“Kita memiliki peluang investasi yang cukup beragam, tetapi yang akan kita apungkan adalah peluang energi terbarukan, pariwisata dan tekhnologi padat karya. Jadi kita menyambut baik setiap investor yang datang untuk berinvetasi di Sumbar,” kata Irwan.
Gubernur juga menegaskan, Pemprov Sumbar tidak akan menutup diri ataupun mengabaikan para investor yang berminat untuk berinvestasi ke Sumbar. Selain itu, dalam memberi pelayanan pun, Pemprov Sumbar berkomitmen tidak akan mempersulit para investor yang menanamkan investasinya untuk kemajuan Sumbar dan kesejahteraan masyarakat.