PLN Siap Ubah Tarif Jika Keberatan Masyarakat Diterima Pemerintah

BALIKPAPAN — Generalisasi Manager PLN Wilayah Kalimantan Timur dan Utara, Rustamadji menyatakan, pihaknya siap melakukan perubahan jika ada keputusan dari pemerintah terkait dengan keberatan masyarakat terhadap penyesuaian tarif listrik.

“Pada prinsipnya PLN sangat patuh kebijakan yang diberlakukan. Misal ada 100 yang diubah, ya kita ubah. Namun itu sesuai keputusan pemerintah,” sebutnya di Balikpapan, Senin malam (19/6/2017).

Disebutkan, untuk pelanggan 900 VA yang belum mampu dapat menyampaikan keberatannya ke tim lintas sektor atau Kementerian yakni pemerintah. Adapun di wilayah Kalimantan Timur dan Utara penyampaian keberatannya melalui Kelurahan setempat.

Disebutkan, penyesuaian tarif pada pelanggan 900 VA yang dilaksanakan PLN merupakan kebijakan yang sudah diputuskan pemerintah. Penyesuaian tarif ini untuk pelanggan yang dikategorikan mampu, apabila saat penyesuaian tarif ada pelanggan tidak mampu atau masuk kategori miskin maka dapat menyampaikan keberatannya.

“Kalau ada warga yang tidak mampu tapi di 900 VA, yang bersangkutan melakukan atau menyampaikan keberatan ke tim lintas kementerian,” jelasnya usai kegiatan buka puasa bersama 500 anak yatim dan dhuafa di Balikpapan,

Selanjutnya pemerintah akan mengecek langsung apakah pelanggan kategori mampu atau tidak. Kemudian dilaporkan ke tim dan hanya pemerintah yang bisa memutuskan apakah pelanggan 900 VA yang menyampaikan keberatan termasuk pelanggan tidak mampu atau tidak.

“Melalui pemerintah dan akan melihat lagi apakah benar bersangkutan benar golongan tidak mampu, maka akan disampaikan PLN. Tapi sekali lagi PLN melakukan perubahan berdasarkan laporan pemerintah,” tegasnya kepada media.

Ketika ditanya berapa banyak pelanggan 900 VA yang menyampaikan keberatan, pihaknya mengatakan tidak banyak. “Tidak banyak, tapi saya tidak pegang datanya. Orang juga menyampaikan keberatan juga menimbang nimbang dulu,” tandasnya.

Rustamdji menambahkan 90 persen pelanggan rumah tangga mendominasi di wilayah Kaltimra​, dan separuhnya merupakan pelanggan 900 VA. Sementara itu, dalam kegiatan berbuka puasa bersama anak Yatim dan Dhuafa yang berlangsung hari ini (19/6) wujud kepedulian PLN sekaligus ungkapan syukur masih berdiri menerangi negeri dan berbagi kebahagiaan.

“Momen ini sangat tepat untuk PLN berbagi dengan sesama. Dan diharapkan adik-adik ini adalah generasi penerus bangsa yang akan selalu menerangi negeri ini,” tutupnya.

Lihat juga...