Selama 2017, Yayasan Damandiri Targetkan 70 Ribu Warga Miskin Mampu Dientaskan

RABU 1 MARET 2017

YOGYAKARTA—Jejak Pemberdayaan Yayasan  Damandiri—Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri) selama 2017 berkomitemen akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin hingga puluhan ribu. Melalui program Desa Damandiri Lestari, yang akan dilakukan di 16 Desa, dipastikan keberadaan Yayasan yang didirikan Jendral Besar H.M Soeharto akan semakin dirasakan masyarakt miskin.

Suasana peluncuran Desa Mandiri Lestari di Desa Trirenggo, Kabupaten Bantul.  Titiek Soeharto tampak sedang berbincang dengan warga.
“Melalui pembangunan 16 Desa Damandiri Lestari, diharapkan sekitar 70.000 keluarga bisa dientaskan dari kemiskinan. Program ini yang tengah kita jalankan,” ungkap Ketua Yayasan Damandiri Subiakto Tjakrawerdaja, di sela peluncuran Desa Damandiri Lestari di Desa Trirenggo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Rabu (1/3/2017).

Dijelaskan, selain program pengentasan kemiskinan melalui Desa Damandiri Lestari, Yayasan juga mengalokasikan sejumlah bantuan lainnya. Seperti program bedah rumah dengan total anggaran Rp80 juta, Bantuan Koperasi yang diberikan oleh Yayasan Dakab, dengan jumlah bantuan sebesar Rp50 juta untuk 5 buah koperasi. 

“Selain itu masih banyak lagi, ada santunan anak yatim yang diberikan oleh Yayasan Dharmais kepada 5 panti. Peningkatan fasilitas PAUD oleh Yayasan Harapan Kita, Renovasi masjid yang diberikan oleh Yayasan Dakab serta dari Yayasan Gotong Royong Kemanusiaan memberikan bantuan 1.000 pohon mangroove,” jelas Subiakto.

Selama didirikan pada 15 Januari 1996, Yayasan Damandiri telah menyalurkan bantuan modal melalui kredit pundi sebesar Rp23,4 trilliun kepada 1.530.000 pengusaha kecil. Selain itu yayasan telah membangun 555 ribu pos pemberdayaan keluarga (posdaya), yang menjadi wadah bagi masyarakat untuk bergotong-royong dan bermitra usaha guna mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian dari keluarga-keluarga miskin.

Jurnalis: Harun Alrosid/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Harun Alrosid

Lihat juga...