SENIN, 20 MARET 2017
JAYAPURA — Rumah Susun (Rusun) di 4 kabupaten dan 1 kota, tengah digagas Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, guna mendukung Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Bumi Cencerawasih pada 2020, mendatang.
![]() |
| Malidikin Soltip |
“Rumah susun yang akan dibangun jelang PON 2020 nanti masing-masing di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Biak, Timika dan Merauke. Sebelumnya memang ada wacana Jayawijaya, juga. Tapi, secara resmi dari Gubernur Papua, prioritas lima kabupaten ini,” kata Kepala SNVT Provinsi Papua, Malidikin Soltip di Kota Jayapura, Papua, Senin (20/3/2017).
Menurut Soltip, pembangunan tersebut akan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui Dirjen Penyediaan Perumahan, di bawah Kementerian PU PR dan juga dikombinasikan dengan Dinas Olahraga dan Pemuda serta Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi. “Mudah-mudahan, nanti ada pertemuan untuk sinkronisasi persiapan itu. Kalau dari kami sendiri, kami akan perjuangkan dana dari APBN melalui Dirjen Penyediaan Perumahan,” tuturnya.
Soltip mengatakan lagi, pembangunan tersebut harus dilakukan tahun ini, mengingat waktu yang semakin dekat atau dalam tiga tahun ini harus dibangun. “Jangka waktu sudah dekat, harus dilakukan tahun ini, karena terakhir 2019 harus sudah selesai, agar pada 2020 sudah bisa digunakan,” ujarnya.
Sementara itu, terkait kuota atau jumlah dalam satu rumah susun tersebut, Soltip mengatakan akan menyesuaikan kesedian lahan dari Pemerintah Daerah, yang nantinya akan dibangun rumah susun tersebut. “Ketentuannya seperti itu, karena lahan milik Pemerintah Daerah, kalau sudah ada Pemerintah Pusat, pasti akan menyambut hal itu,” tuturnya.
Pihaknya juga dalam waktu dekat akan melaporkan hal tersebut ke Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. “Dalam waktu dekat kami akan melaporkan secara resmi kepada Dirjen penyediaan perumahan. Mudah-mudahan program Pemda Provinsi Papua dapat dibantu Dirjen penyediaan perumahan,” katanya.
Nantinya, lanjut Soltip, rumah susun tersebut bila telah selesai digunakan untuk PON XX 2020 mendatang, dapat bermanfaat bagi empat kabupaten dan satu kota yang menjadi prioritas tersebut. “Setelah PON, rusun ini harus benar-benar bermanfaat, entah itu untuk pegawai negeri, mahasiswa, atapun bisa untuk masyarakat. Bisa juga untuk atlit lokal yang betul-betul mau menempati tempat itu sebagai hunian selamanya,” tuturnya.
Jurnalis: Indrayadi T Hatta/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Indrayadi T Hatta