SENIN, 20 MARET 2017
SEMARANG — Ketua Umum Badko HMI Jawa Tengah-DIY, Husnul Mudhom, menyatakan, Jawa Tengah harus segera mempercepat pembangunan Sumber Daya Manusia, agar bisa menggerakkan 6 langkah kebijakan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
![]() |
| Suasana raapat paripurna di Gedung DPRD Jawa Tengah |
Menurut lulusan pascasarjana Universitas 17 Agustus (Untag) tersebut, saat ini kualitas SDM di Indonesia menempati peringkat 108 dari 420 negara di dunia. Rendahnya penguasaan iptek ditengarai menjadi salah satu faktor penyebab merosotnya peringkat Indonesia. “Sebenarnya, potensi untuk meningkatkan SDM di Jawa Tengah sudah bagus, karena jaringan informasinya sudah menyeluruh. Sekarang, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana masyarakat bisa menggunakannya dengan positif,” ujarnya, saat ditemui di sela acara rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Jawa Tengah Akhir Tahun 2016, di Gedung DPRD Jawa Tengah, Senin (20/3/2017).
Mudhom juga mengatakan, hal yang lerlu diingat adalah persiapan Jateng bersaing dalam Masyarakat Ekonomi Asean. Jika SDM yang dibangun bisa sustainable, maka Jateng bisa menghentikan “impor” pekerja dari luar negeri, sehingga pembangunan yang direncanakan benar-benar bisa dinikmati oleh masyarakat sesuai dengan Trisakti Soekarno.
![]() |
| Husnul Mudhom |
Sebelumnya, dalam rapat paripurna bersama DPRD Jawa Tengah tersebut, Ganjar mengatakan, jika dalam rangka mewujudkan kemandirian pembangunan jangka menengah Jawa Tengah 2017, pihaknya akan memprioritaskan 6 langkah percepatan.
Enam langkah percepatan itu antara lain adalah percepatan pengurangan kemiskinan dan pengangguran, dengan fokus pengurangan beban pengeluaran dan peningkatan pendapatan masyarakat miskin, perluasan investasi program kegiatan sektoral yang mengarah pada upaya penanggulangan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan nelayan masyarakat pesisir, dan masyarakat sekitar hutan.
Jurnalis: Khusnul Imanuddin/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Khusnul Imanuddin
