Perkembangan Transportasi Nasional Sepanjang Januari 2017

RABU 1 MARET 2017

JAKARTA—Perkembangan jumlah penumpang angkutan udara (pesawat) domestik berdasarkan laporan yang dirilis oleh Badan  Pusat Statistik (BPS) Pusat yang diberangkatkan sepanjang  Januari 2017 sebanyak 7,3 juta orang atau cenderung mengalami pemurunan sebesar 6,63 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu Desember 2016.

Sementara itu, perkembangan jumlah penumpang angkutan udara (pesawat) dengan tujuan luar negeri (internasional) sepanjang Januari 2017 ternyata juga cenderung mengalami penurunan, yaitu tercatat sebesar 8,14 persen atau menjadi 1,3 juta orang.

Sedangkan apabila dibandingkan dengan bulan sebelumnya (Januari) tahun sebelumnya (2016), jumlah penumpang angkutan udara domestik justru mengalami kenaikan sebesar 15,04 persen, begitu pula dengan jumlah penumpang tujuan internasional yang juga mengalami kenaikan sebesar 9,29 persen.

Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang diberangkatkan pada  Januari 2016 tercatat sebesar 1,3 juta orang atau mengalami penurunan sebesar 2,69 persen apabila dibandingkan dengan bulan Desember 2016. Jumlah barang yang diangkut juga mengalami penurunan sebesar 4,72 persen, yaitu menjadi 21,4 juta ton.

“Apabila dibandingkan dengan Januari 2016, jumlah penumpang kapal laut dalam negeri mengalami penurunan sebesar 21,46 persen, sedangkan jumlah barang yang diangkut dengan angkutan laut malah cenderung mengalami kenaikan sebesar 6,00 persen,” ungkap Kepala BPS Suhariyanto saat jumpa pers di Gedung BPS Pusat Jakarta, Rabu (1/3/2017).

Jumlah penumpang angkutan Kereta Api (KA) yang berangkat sepanjang Januari 2017 sebanyak 30,9 juta orang atau cenderung mengalami penurunan sebesar 3,74 persen apabila dibandingkan dengan bulan Desember 2016. Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut dengan Kereta Api (KA) mengalami juga mengalami pemurunan sebesar 0,30 persen atau menjadi 3,3 juta ton.

Apabila dibandingkan dengan  Januari tahun sebelumnya (2016), jumlah penumpang Kereta Api (KA) cenderung mengalami kenaikan sebesar 9,14 persen. Sedangkan jumlah barang yang diangkut dengan menggunakan angkutan Kereta Api (KA) juga mengalami kenaikan sebesar 12,34 persen.

Jurnalis: Eko Sulestyono/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Eko Sulestyono

Lihat juga...