Antisipasi Pohon Tumbang, BPBD Banjar Pangkas Pohon Tua di Kawasan Kuliner Doboku

JUMAT, 10 MARET 2017

CIAMIS — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kota Banjar, Jawa Barat, melakukan pemangkasan batang pohon Trembesi yang sudah berumur sekitar 57 tahun, yang menjulang tinggi di atas sebuah warung makan di Kawasan Rest Area Kuliner Doboku, tepatnya di Lingkungan Babakan Sari, RT 05 RW 10, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, Jumat (10/03/2017).

Petugas BPBD sedang melakukan pemangkasan pohon.

Pelaksana Lapangan Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana Alam BPBD Kota Banjar, Uman Suhaman, S.Ip., mengatakan, pemangkasan tersebut dilakukan untuk mencegah adanya pohon tumbang dan menimpa para pengunjung lesehan di Kawasan Rest Area Kuliner Doboku tersebut.

“Kami memangkas batang pohon yang memang sudah tua dan lapuk, serta membahayakan para pengunjung kawasan tersebut. Ada sejumlah pohon, rantingnya berada pas di atas para pemilik lesehan di Kawasan Rest Area Kuliner Doboku. Kita hindari, jangan sampai ada pohon tumbang atau ranting patah yang menimpa para pengunjung dan kendaraan yang melintas di kawasan tersebut,” katanya.

BPBD juga fokus kepada pohon yang berumur tua dan memiliki daun lebat. Pohon tersebut berpotensi tumbang saat cuaca ekstrem seperti sekarang ini.

“Pohon yang kami pangkas sekarang ini adalah pohon Trembesi yang sudah berumur sekitar 57 tahun. Jangan sampai ada batang pohon yang sudah lapuk dan tua lalu tumbang menimpa para pengunjung.           Kalau itu terjadi, pengunjung yang ada di dalam lesehan bisa tertimpa,” katanya.

Sekitar 10 petugas BPBD dari Kota Banjar yang ditugaskan melakukan pemangkasan di lokasi Kawasan Rest Area Kuliner Doboku tersebut.

“Kami meminta maaf kepada para pengunjung di Kawasan Rest Area Kuliner Doboku, atas kenyamanannya yang terganggu, serta kepada para pengendara yang melintas di lokasi tersebut supaya bersabar jika terjadi kemacetan saat pemangkasan. Ini kami lakukan untuk keselamatan kita bersama,” katanya.

Jurnalis: Baehaki Efendi / Editor: Satmoko / Foto: Baehaki Efendi

Lihat juga...