RABU, 1 FEBRUARI 2017
BALIKPAPAN — Untuk memudahkan masyarakat dalam pendeteksian risiko penyakit, BPJS Kesehatan Balikpapan luncurkan mobile screening dalam aplikasi mobile. Aplikasi itu akan ada fitur baru yang bisa dimanfaatkan peserta BPJS dalam pendeteksian dini penyakit.
| Kepala BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan, Muhammad Fakhriza. |
Dalam peluncuran, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan, Muhammad Fakhriza mengatakan, pendeteksian penyakit sejak awal bisa dilakukan peserta BPJS kesehatan agar masyarakat dapat mengelola risiko penyakit kronis sejak dini.
“Terkadang masyarakat baru sadar mengidap penyakit sudah pada tahap lanjut sehingga dengan aplikasi mobile screening penyakit kronis masyarakat bisa terbantu,” katanya saat peluncuran aplikasi mobile di Novotel Balikpapan, Rabu, (1/2/2017).
Peluncuran aplikasi mobile ini dilakukan secara serentak di Indonesia. Sedangkan jenis penyakit yang terangkum dalam pendeteksian manual itu adalah diabetes melitus, jantung koroner, hipertensi, dan gangguan ginjal kronik.
“Misalnya ni masyarakat ada keluhan soal apa atau gejalanya bisa langsung deteksi. Nanti juga muncul bagaimana mencegahnya seperti menjaga pola makan, sarannya apa, apa bisa langsung mengunjungi ke tim medis dan lainnya,” sebut Fakhriza.
Ia menjelaskan dalam aplikasi itu akan memunculkan 47 pertanyaan yang berkaitan dengan pola makan, aktivitas sehari-hari, riwayat penyakit peserta, dan pertanyaan lain yang berkaitan dengan kesehatan.
“Jadi, ini sangat bermanfaat, dan ke depan, BPJS akan terus mengembangkan fitur-fitur baru seperti melihat tagihan peserta dan lainnya,” ujarnya.
Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti