RABU 1 FEBRUARI 2017
MATARAM—Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dr. Elly Rosila Wijaya mengatakan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kebutuhan pengobatan bagi masyarakat, RSJ Mutiara Sukma terus melakukan pembenahan dan perbaikan.
![]() |
| Gubernur NTB, Zainul Majdi bersama Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma NTB, dr. Elly Rosila Wijaya. |
“Upaya perbaikan dan pembenahan terus dilakukan untuk pelayanan, salah satunya fasilitas kesehatan, kini RSJ Mutiara Sukma memiliki klinik memori untuk pasien dengan gangguan daya ingat,” kata Elly saat peresmian klinik memori RSJ Mutiara Sukma di Mataram, Rabu (1/2/2017).
Ia mengatakan, dengan demikian, RSJ Mutiara Sukma NTB sekarang ini tidak lagi hanya melayani masyarakat yang mengalami gangguan kejiwaan, tapi juga pasien dengan gangguan daya ingat.
Keberadaan klinik memori tersebut diharapkan akan bisa secara maksimal membantu masyarakat yang mengalami gangguan daya ingat dan tidak perlu lagi keluar NTB.
“Klinik memori sendiri melayani skrining, evaluasi dan penatalaksanaan gangguan fungsi kognitif, dan neurodegeneratif lainnya. Contohnya pada pasien stroke, epilepsi dan HIV/Aids,” ujar Elly lagi.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur NTB, Zainul Majdi mengajak masyarakat untuk menghapus stereotype bahwa orang yang dirawat di RSJ ini adalah orang yang berbeda.
“Saudara-saudara kita yang mengalami gangguan jiwa adalah makhluk normal yang karena suatu dan lain hal harus menerima perawatan di rumah sakit ini,” katanya.
Oleh karena itu, pemerintah berkewajiban memberikan pelayanan yang baik, berkualitas dan bermutu agar saudara-saudara kita ini bisa sembuh dan berkontribusi maksimal untuk membangun daerah kita menjadi lebih baik lagi.
Jurnalis: Turmuzi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi